Setahun Dilantik Prabowo, Ini Prioritas Khofifah-Emil Majukan Jatim

Setahun Dilantik Prabowo, Ini Prioritas Khofifah-Emil Majukan Jatim

Faiq Azmi - detikJatim
Sabtu, 21 Feb 2026 12:00 WIB
Gubernur Khofifah bersama para ojol
Gubernur Khofifah bersama para ojol/Foto: Istimewa
Surabaya -

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak telah genap satu tahun memimpin Jatim periode 2025-2030. Keduanya dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Khofifah menyampaikan, dirinya tidak pernah terlalu terpaku pada hitungan hari atau peringatan formal masa jabatan. Fokus utama, menurut dia, adalah bekerja nyata dan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat Jawa Timur.

"Alhamdulillah tanggal 20 Februari persis satu tahun saya dan Pak Emil dilantik oleh Pak Presiden Prabowo di Istana Negara waktu itu. Lalu, ada yang mengingatkan kita, karena ada beberapa institusi yang akan mengkonfimasi kinerja satu tahun kami," ujar Khofifah di Surabaya, Sabtu (21/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Khofifah menegaskan komitmen untuk terus mengoptimalkan potensi Jawa Timur dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama yang akan terus didorong secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pemerataan infrastruktur harus berjalan selaras dengan percepatan penurunan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

"Dan tentu harapan kita kualitas SDM, pendidikan, kesehatan, infrastruktur semakin membaik. Kemiskinan kita semakin menurun, pertumbuhan ekonomi semakin membaik," ungkap Khofifah.

Khofifah juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun selama satu tahun terakhir, baik dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, hingga elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan daerah.

"Sinergi dari seluruh institusi baik di level lokal, regional, nasional maupun global akan terus dimaksimalkan. Agar apa yang kita harapkan yaitu, kemajuan, kemakmuran dan kedamaian di Jawa Timur bisa kita wujudkan bersama," harapnya.

Di akhir, Khofifah juga memanjatkan doa bagi keselamatan, kemuliaan dan keberkahan Jawa Timur dan seluruh tamu yang hadir. Tepat di momen bulan suci Ramadan, ia berharap agar seluruh kerja keras dan amal perbuatan yang dilakukan akan dapat mendapat pahala dari Allah SWT.

"Alhamdulillah momen ini bersamaan juga dengan memasuki Bulan Suci Ramadhan, mudah-mudahan apa yang kita lakukan mendapat ridho, barokah serta imbalan pahala keberkahan kemuliaan dari Allah SWT," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak turut menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun kepemimpinan bersama Gubernur Khofifah. Ia menilai berbagai dinamika kebijakan nasional dan global telah direspons dengan adaptif dan progresif oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menurut Emil, Gubernur Khofifah mampu menjalankan peran strategis dalam menyukseskan program-program nasional, termasuk agenda prioritas Asta Cita, sekaligus memastikan program pembangunan daerah tetap berjalan optimal.

"Beliau hari ini menjalankan peran untuk mensukseskan program-program nasional asta cita menjadi fokus dari hari ke hari," ucap Emil.

"Ibu gubernur seperti melakukan dobel gardan dengan mensukseskan program pusat sebaik-baiknya dan melanjutkan program-program pemprov yang merupakan harapan masyarakat," imbuhnya.

Berbagai gebrakan disebutnya telah dilakukan Gubernur Khofifah di antaranya pemberian penghargaan kepada cabang dinas yang telah 100 persen tidak ada ijazah yang belum terbagikan hingga perluasan koridor Bus Trans Jatim di berbagai daerah.

"Mudah mudahan beliau diberi kesehatan karena kami optimis bahwa Jawa Timur akan semakin maju di bahwa kepemimpinan beliau yang sangat luar biasa," ungkapnya.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads