Kalau sudah masuk musim liburan, pastinya jalanan akan semakin padat. Nah, di momen seperti ini biasanya muncul jalur tambahan bernama tol fungsional yang bikin perjalanan sedikit lebih lega.
Tapi, apa bedanya dengan tol biasa, dan tol mana saja yang ada di Jawa Timur? Yuk, kita bahas detikers.
Apa Itu Tol Fungsional?
Dikutip dari postingan akun Instagram Jasa Marga Tollroad Maintenance, tol fungsional adalah jalan tol yang dibuka sementara untuk membantu kelancaran arus kendaraan di momen tertentu, seperti Lebaran atau libur akhir tahun.
Biasanya, jalan ini sebenarnya masih dalam tahap pembangunan, tapi sudah memenuhi standar keselamatan dasar, jadi aman dilintasi kendaraan tertentu. Karena sifatnya sementara, operasionalnya juga menyesuaikan kondisi di lapangan.
Berbeda dengan jalur tol operasional, tol fungsional biasanya gratis, tapi tetap perlu tapping e-toll di gerbang jika tersedia. Mengacu pada skema Nataru 2025, tol fungsional ini dibuka pukul 06.00 hingga 16.00 atau 17.00 WIB.
Biasanya jam operasionalnya juga situasional berdasarkan kondisi lalu lintas dan arahan polisi. Sama seperti jalur tol operasional, jalur tol ini memiliki rest area sementara dan pos pom bensin.
Daftar Tol Fungsional di Jawa Timur
Merujuk pada skema Nataru lalu, wilayah Jawa Timur biasanya membuka tol fungsional untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas. Berikut di antaranya.
1. Tol Probolinggo-Banyuwangi Ruas Gending-Paiton
Ini adalah ruas tol fungsional di Jawa Timur yang dibuka sementara secara gratis untuk mendukung arus mudik saat libur panjang. Ruas Gending-Paiton (Seksi 1-2) sudah difungsionalkan untuk Nataru 20255/2026 sejak 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, mempersingkat perjalanan dari Surabaya ke timur Jawa.
Saat Nataru lalu, ruas ini beroperasi dua arah dari pukul 06.00-16.00 WIB, dan ditutup pada malam hari demi keselamatan karena fasilitas belum lengkap seperti penerangan penuh.
Ruas sepanjang 23,47 km ini dikabarkan dapat mempersingkat waktu tempuh dari 50 menit via jalur nasional menjadi sekitar 20 menit, tapi masih ada gelombang kecil di permukaan karena status fungsional. Fasilitas pendukung seperti posko PJR dan petugas polisi sudah tersedia, tetapi belum ada rest area penuh, melainkan rest area sementara.
Baca juga: 5 Rekomendasi Rest Area di Jatim |
3. Tol Probolinggo-Besuki
Informasi terbaru mengenai progres Tol Prosiwangi diungkapkan langsung Menteri Pekerjaan Umum (PU) Doddy Hanggodo saat berkunjung ke Kantor Gubernur Jawa Timur pada Selasa 10 Februari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa pembangunan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi menjadi salah satu prioritas pemerintah, dan ditargetkan bisa tersambung hingga Situbondo sekitar tahun 2028.
Doddy juga menjelaskan pembangunan Seksi 3 Paiton-Besuki sepanjang sekitar 25,6 km terus dipercepat. Progres konstruksinya sudah melampaui 90%, dan ditargetkan dapat dibuka secara fungsional pada arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Jika rencana ini terealisasi, kendaraan berpotensi bisa melintas dari Gending hingga Besuki melalui jalur tol sementara. Untuk tahap lanjutan, segmen Besuki-Situbondo sepanjang sekitar 43,3 km masih berada dalam tahap pembangunan dan belum dibuka untuk operasional maupun fungsional.
Simak Video "detikfinance Check: Menyusuri Tol Baru yang Disiapkan untuk Mudik Lebaran"
(hil/irb)