Tol Prosiwangi Gending-Besuki Resmi Dibuka Fungsional Selama Lebaran

Tol Prosiwangi Gending-Besuki Resmi Dibuka Fungsional Selama Lebaran

M Rofiq - detikJatim
Jumat, 13 Mar 2026 20:34 WIB
Tol Prosiwangi ruas Gending-Besuki resmi dibuka secara fungsional untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Tol Prosiwangi ruas Gending-Besuki resmi dibuka secara fungsional untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026. (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

PT Jasa Marga Tol Prosiwangi resmi membuka secara fungsional ruas Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Gending-Besuki. Pembukaan fungsional ruas tol ini untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Pembukaan fungsional itu disampaikan Direktur Utama PT Jasa Marga Tol Prosiwangi, Adi Prasetyanto di Kantor PT Jasa Marga Tol Prosiwangi di kawasan Gerbang Tol Kraksaan pada Jumat (13/3/2026).

Adi Prasetyanto mengatakan pembukaan tol fungsional ini merupakan tindak lanjut dari keputusan bersama Kementerian Perhubungan untuk mendukung pelayanan transportasi selama musim mudik Lebaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami memang harus memberikan pelayanan selama musim Lebaran ini. Mulai besok, 14 Maret 2026, tol fungsional akan dibuka mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB sampai 29 Maret 2026," ujar Adi.

Menurutnya, berbagai kesiapan telah dilakukan, baik dari sisi konstruksi maupun pelayanan lalu lintas, guna memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik yang melintas.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan secara fisik jalan tol tersebut telah selesai dan aman untuk dilalui kendaraan. Selain itu, rambu lalu lintas dan perlengkapan keselamatan jalan juga sudah disiapkan.

"Secara konstruksi, fisik jalan tol sudah selesai dan sudah bisa dilewati secara aman. Rambu-rambu juga sudah siap sehingga aman dilewati para pemudik," katanya.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk pengaturan lalu lintas selama masa operasional fungsional, termasuk mengantisipasi potensi kemacetan di sejumlah titik.

"Kami juga bekerja sama dengan kepolisian untuk pengaturan lalu lintas. Jika ada potensi kemacetan, bisa dilakukan antisipasi sejak dini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tambahnya.

Berdasarkan data sebelumnya, selama masa fungsional Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, sekitar 120 ribu kendaraan melintas di ruas tol fungsional Prosiwangi segmen Gending-Kraksaan dalam kurun waktu 10 hari.

Untuk Lebaran tahun ini, jumlah kendaraan diperkirakan meningkat sekitar 5 persen.

"Kami memprediksi selama masa fungsional Lebaran ini sekitar 150 ribu sampai 160 ribu kendaraan akan melintas," jelas Adi.

Tol fungsional sepanjang sekitar 49,86 kilometer tersebut juga dapat dilalui secara gratis selama masa operasional fungsional. Meski demikian, pengguna jalan tetap diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas dan aturan berkendara.

"Meskipun tol ini masih fungsional dan gratis, kami tetap mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi rambu dan aturan berkendara dengan baik," tegasnya.

Ia menambahkan progres pembangunan Tol Prosiwangi saat ini telah mencapai lebih dari 97 persen dan hanya menyisakan penyempurnaan kecil sebelum nantinya dioperasikan secara penuh.

Sementara itu, pengguna jalan juga diminta mewaspadai potensi kepadatan di ujung tol wilayah Besuki, Situbondo, khususnya di pertemuan dengan jalan nasional Situbondo Barat yang berpotensi menjadi titik kemacetan.

Untuk rekayasa lalu lintas, ruas Gending hingga Paiton dapat dilalui dua lajur, sementara dari Paiton hingga Besuki masih diberlakukan pembatasan lajur sebagai bagian dari pengaturan operasional.

PT Jasa Marga Tol Prosiwangi berharap keberadaan tol fungsional ini dapat membantu memperlancar arus mudik serta mengurangi beban lalu lintas di jalur pantura selama periode Lebaran 2026.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads