Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan (Dindik) menggelar pameran karya dan inovasi SMK terbesar melalui Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur 2026. Pameran ini menampilkan karya serta inovasi dari 269 SMK negeri dan swasta se-Jatim.
Kegiatan Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026 dibuka langsung oleh Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai. Adhy Karyono menilai, Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026 tidak sekadar menjadi pameran karya, melainkan telah membangun ekosistem pendidikan vokasi yang terhubung langsung dengan pasar dan industri.
"Ini bukan sekadar pameran, tetapi sebuah ekosistem. Karya anak-anak SMK didekatkan dengan pasar, industri, dan DUDI. Di sini ada business matching dan job matching, sehingga kompetensi siswa benar-benar diuji melalui dampak dan penerimaan pasar," ujar Adhy di Grand City Surabaya, Jumat (13/12/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adhy menyebut, kualitas lulusan SMK saat ini tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi dari sejauh mana produk dan inovasi yang dihasilkan diminati masyarakat dan industri. Bahkan, sejumlah produk yang dipamerkan telah berhasil terjual selama kegiatan berlangsung.
"Yang terpenting, SMK tidak hanya mengisi peluang kerja, tetapi juga menciptakan lapangan kerja. Ini sejalan dengan penguatan jiwa kewirausahaan siswa," tegasnya.
Adhy juga menyampaikan, Jatim saat ini menyandang predikat sebagai provinsi terinovatif, dengan sebagian besar inovasi berasal dari sektor pendidikan, termasuk SMK. Inovasi-inovasi tersebut dinilai layak dan telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Stigma bahwa lulusan SMK memiliki tingkat pengangguran tinggi kini terpatahkan. Banyak lulusan SMK justru langsung terserap dunia kerja, bahkan kompetensinya sudah ditunggu industri sebelum lulus," ujarnya.
Adhi menegaskan, pendidikan vokasi di Jatim telah mengimplementasikan visi Gubernur Khofifah Indar Parawansa menuju Jatim Cerdas, melalui peningkatan kompetensi, validasi berbasis pasar, serta penguatan kolaborasi dengan ekosistem industri.
"Keberhasilan peningkatan kompetensi SMK harus diikuti validasi nyata di pasar. Bukan sekadar menyelesaikan nilai di kelas, tetapi bagaimana produk diterima dan berdampak. Sebab SMK dibentuk untuk penguatan jiwa entrepreneurship. Sehingga tidak hanya diciptakan memiliki skill saja tapi juga menciptakan pekerjaan," ujarnya.
Ia juga mendorong kepala sekolah dan guru SMK menjadikan Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026 sebagai momentum evaluasi dan langkah strategis memperkuat link and match, termasuk pelaksanaan job matching sebelum siswa lulus agar dunia industri mengetahui secara pasti kompetensi lulusan SMK.
Sementara itu, Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai menyampaikan, Expo & Expose SMK Hebat bukan sekadar pameran, melainkan panggung pembuktian kesiapan SMK Jawa Timur dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berdaya saing.
"Expo ini menjadi bukti bahwa SMK Jawa Timur siap menjadi tulang punggung ekonomi daerah dan nasional. SMK hari ini tidak hanya mencetak lulusan, tetapi melahirkan talenta, inovator, technopreneur, dan pemimpin masa depan," ujar Aries.
Pameran ini menampilkan ratusan karya inovasi siswa dari 10 bidang keahlian strategis, di antaranya energi dan pertambangan, kemaritiman, teknologi manufaktur dan rekayasa, agribisnis dan agroteknologi, pariwisata, teknologi informasi, kesehatan, serta ekonomi kreatif. Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi dari visi 'Jatim Cerdas-Pendidikan Berdampak'
Selain pameran produk, Expo & Expose SMK Hebat Jatim 2026 juga menghadirkan berbagai agenda pendukung seperti workshop, talkshow, business matching, buyer meet seller, fashion show, serta special performance. Kegiatan ini melibatkan mitra industri sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara SMK dan dunia kerja.
Pada kesempatan tersebut, Dindik Jatim juga memberikan Penghargaan Innovative Government Award (IGA) kepada 162 insan pendidikan Jawa Timur atas inovasi terbaik, serta menyerahkan 17 Sertifikat Hak Cipta Inovasi Pendidikan.
"Inovasi tidak boleh berhenti di ide. Inovasi harus diakui, dilindungi, dan dikembangkan," tegas Aries.
Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 14 Februari 2026 dan akan ditutup secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai 12-14 Februari 2026 di Grand City Convention Hall, Surabaya dengan menampilkan 10 kompetensi strategis.
