Apa Itu Sidang Isbat? Ini Lokasi Pemantauan Hilal di Jatim

Apa Itu Sidang Isbat? Ini Lokasi Pemantauan Hilal di Jatim

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Senin, 09 Feb 2026 15:30 WIB
Petugas melakukan pemantauan hilal di Gedung MTC Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (29/3/2025). Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal 1 Syawal 1446 H.ANTARA FOTO/Yegar Sahaduta Mangiri/wpa.
Ilustrasi pemantauan hilal penentuan awal Ramadhan. Foto: Antara Foto/Str
Surabaya -

Kementerian Agama (Kemenag) akan kembali menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal bulan Hijriah, termasuk Ramadhan. Sidang tersebut menjadi momen penting karena hasilnya akan menjadi pedoman bagi umat Islam di Indonesia untuk memulai ibadah puasa.

Sebelum keputusan diambil, pemerintah terlebih dahulu melakukan pemantauan hilal di berbagai daerah. Di Jawa Timur, pemantauan hilal akan dilakukan di sejumlah titik yang disebar di beberapa kabupaten dan kota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Sidang Isbat?

Merujuk dari buku "Hisab Rukyat Indonesia: Diversitas Metode Penentuan Awal Bulan Kamariah" karya Muhammad Awaludin, sidang isbat merupakan sidang resmi yang diadakan untuk menentukan awal bulan dalam kalender Hijriah, yakni 1 Ramadhan, 1 Syawal, dan 1 Zulhijah.

Sidang isbat akan dipimpin langsung Menteri Agama RI dan dihadiri berbagai organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Kata isbat berasal dari bahasa Arab yang artinya penetapan atau penentuan. Karena itu, sidang isbat dimaknai sebagai forum resmi untuk menentukan awal bulan Hijriah sesuai dengan metode yang digunakan.

Melansir dari laman resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kemenag, sidang isbat penentuan 1 Ramadhan 2026 akan berlangsung pada jadwal berikut.

  • Hari/Tanggal: Selasa, 17 Februari 2026
  • Waktu: Mulai pukul 16.00 WIB
  • Lokasi: Auditorium H M Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta

Daftar Lokasi Pemantauan Hilal di Jatim

Menjelang penetapan awal bulan Ramadhan 2026, sejumlah titik di Jawa Timur kembali digunakan sebagai lokasi pemantauan hilal. Kegiatan ini dilakukan untuk mengamati posisi bulan sabit muda sebagai dasar penentuan awal Ramadhan, Syawal, maupun Zulhijah.

  • Lantai 9 Hotel Santika Kota Blitar
  • Puncak Bukit Banjarsari Wonotirto, Kabupaten Blitar
  • Pantai Srau Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan
  • Menara Mercusuar, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember
  • Pantai Pancur Alas Purwo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi
  • Pantai Duta, Kabupaten Probolinggo
  • Desa Banyuurip Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban
  • Pondok Pesantren Al Basyariyah, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun
  • Aula dan Rooftop PT BPR Bank Jombang

Tahapan Pelaksanaan Sidang Isbat

Pemerintah melalui Kemenag menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah. Proses ini dilakukan melalui serangkaian tahapan. Berikut tahapan pelaksanaan sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah.

  • Pemaparan posisi hilal
  • Penerimaan laporan rukyat
  • Pelaksanaan sidang penetapan
  • Pengumuman hasil melalui konferensi pers

Sidang isbat penetapan awal Ramadhan 2026 rencananya akan dihadiri Menteri Agama (Menag), Wakil Menteri Agama (Wamenag), pimpinan Komisi VII DPR RI, Ketua MUI, tim Hisab Rukyat Kemenag, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, hingga para duta besar dari negara sahabat.

Dengan jadwal sidang isbat yang ditetapkan pada 17 Februari 2026, awal Ramadhan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 18 Februari 2026 apabila hilal sudah terlihat. Namun, apabila hilal belum teramati, maka awal puasa kemungkinan baru dimulai pada 19 Februari 2026.



(dpe/irb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads