Seorang guru tugas di Kabupaten Sampang menjadi korban penganiayaan oleh wali santri di Kecamatan Kedundung. Insiden pemukulan tersebut terekam dalam sebuah video dan beredar luas di media sosial hingga viral.
Dalam video yang beredar, terlihat beberapa orang membawa senjata tajam yang diduga masih hendak menyerang korban. Guru tugas tersebut tampak diamankan warga dari amukan sejumlah orang.
Terdengar suara seorang perempuan yang mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Epa dekremmah sih. Sarah, Billahi sarah se epokol (Diapakan sih. Parah, demi Allah parah yang dipukul)," ujar seorang perempuan dalam video yang dilihat detikJatim, Sabtu (7/2/2026).
Terlihat pula sejumlah warga berupaya menghalau para terduga pelaku. Seorang perempuan juga tampak menangis karena tidak tega melihat kondisi korban yang lebam di bagian punggung akibat penganiayaan tersebut.
Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebutkan insiden itu terjadi di Desa Pajeruan, Kecamatan Kedundung, Sampang, pada Kamis (5/2/2026).
"Benar, Itu kejadiannya di wilayah Kendudung," kata Eko kepada detikJatim.
Pihak kepolisian belum menjelaskan secara rinci penyebab kejadian tersebut karena masih dalam proses penyelidikan. Menurut Eko, kasus ini baru dilaporkan oleh korban pada Jumat (6/2/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
"(Kasus itu) Dalam proses penyelidikan, info terakhir korban lapor ke polres tadi (Jumat) malam," tandasnya.
(irb/hil)











































