Viral Warga Pasuruan Minta PLN Pindah Tiang Listrik Ditarik Rp 28 Juta

Viral Warga Pasuruan Minta PLN Pindah Tiang Listrik Ditarik Rp 28 Juta

Muhajir Arifin - detikJatim
Rabu, 04 Feb 2026 13:15 WIB
Viral Warga Pasuruan Minta PLN Pindah Tiang Listrik Ditarik Rp 28 Juta
Warung milik Mustofa warga Pasuruan yang berada di antara tiang listrik dan boks panel tegangan tinggi. (Foto: Istimewa)
Pasuruan -

Mustofa, warga Dusun Krajan, Desa Karanganyar, Kecamatan Kraton, Pasuruan mengeluhkan kondisi warungnya yang terdapat 2 tiang listrik lengkap dengan boks panelnya. Dia mengajukan pemindahan tiang tapi PLN memintanya membayar Rp28 juta.

Keluhan Mustofa ini viral di media sosial. Di akun IG @yoiki_pasuruan Mustofa mengaku selama hampir 45 tahun sejak 1980, lahan bersertifikat miliknya dipakai PLN untuk 2 tiang listrik dan 1 boks panel tegangan 20 ribu volt tanpa sewa, tanpa kompensasi.

Ironisnya, saat Mustofa hendak membangun rumah di tanahnya sendiri saat ini dan mengajukan permohonan kepada PLN agar tiang listrik itu dipindahkan, dia justru diminta untuk membayar Rp 28 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pernah mengajukan pemindahan tiang 1 tahun lalu tapi tak ada tindak lanjut. Ada petugas PLN yang memberitahu jika biaya pergeseran tiang itu senilai Rp28 juta," kata Mustofa kepada detikJatim, Rabu (4/2/2026).

Mustofa mengeluhkan masalahnya itu ke sejumlah tetangganya. Kemudian ada tetangganya yang membagikan masalahnya itu di medsos hingga viral.

ADVERTISEMENT

"Saya bersyukur ada medsos, akhirnya direspon PLN," terangnya.

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Pasuruan, M Rizal Fauzi mengatakan pihaknya sudah mengecek ke lokasi lahhan milik Mustofa.

Menurutnya tiang dan panel 20 ribu volt itu awalnya berdiri di lahan kosong. Ia kaget saat mengecek ke lokasi sudah ada bangunan warung.

"Sebelumnya tiang dan panel itu ada di lahan kosong. Ternyata sudah ada bangunan warung yang menempel tiang," kata Rizal saat dikonfirmasi detikJatim.

Tidak hanya itu, Rizal menegaskan bahwa PLN juga sudah mengambil sejumlah langkah untuk keselamatan warga dan instalasi listrik yang ada di lokasi tersebut.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads