Bupati Subandi Sidak Progres Dam Kedungpeluk yang Capai 70%

Bupati Subandi Sidak Progres Dam Kedungpeluk yang Capai 70%

Suparno - detikJatim
Selasa, 27 Jan 2026 15:45 WIB
Bupati Subandi Sidak Progres Dam Kedungpeluk yang Capai 70%
Bupati Sidoarjo Subandi saat melakukan sidak (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Bupati Sidoarjo Subandi meninjau langsung progres pembangunan Dam Kedungpeluk yang digadang-gadang menjadi solusi pengurai banjir di wilayah Tanggulangin dan Candi. Dari hasil inspeksi mendadak (sidak), progres pembangunan dam tersebut telah mencapai 70 persen.

Subandi mengatakan, pembangunan Dam Kedungpeluk bertujuan untuk mengurangi tensi banjir yang kerap melanda kawasan Tanggulangin dengan mengalirkan debit air ke Sungai Mbah Gepuk.

"Alhamdulillah, tujuan kita membangun Dam Kedungpeluk ini untuk mengurai banjir yang ada di Tanggulangin dan Candi. Harapannya nanti air bisa dibuang ke Sungai Mbah Gepuk," ujar Subandi, usai sidak dan Kedung peluk, Selasa (27/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku sebelumnya sempat meluapkan kemarahan lantaran progres pekerjaan dinilai lambat. Namun, saat ini Subandi mengapresiasi perkembangan proyek yang sudah menunjukkan hasil signifikan.

"Kenapa kemarin kita sebagai pimpinan daerah marah-marah? Karena pekerjaannya lambat. Saya ingin pekerjaan ini selesai tepat waktu. Hari ini kita lihat progresnya sudah bagus, sudah 70 persen," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Subandi, pekerjaan konstruksi paling sulit telah rampung. Saat ini pengerjaan tinggal menyelesaikan bagian atas sehingga relatif aman dari gangguan cuaca dan banjir.

"Yang paling sulit sudah selesai. Tinggal bagian atas, tidak mengganggu konstruksi bawah. Kalau bawah belum selesai, mau shift berapa pun nggak bisa karena terganggu hujan dan air. Tapi sekarang sudah aman," jelasnya.

Subandi menargetkan seluruh pekerjaan Dam Kedungpeluk rampung pada 14 Februari 2026. Ia juga meminta Dinas PU Bina Marga (PUBM) segera menyelesaikan pembenahan tanah yang masih lemah serta menarik seluruh besi penahan setelah proyek selesai.

"Saya minta tanggal 14 Februari ini sudah selesai semua. Besi-besinya segera ditarik supaya dam ini bisa langsung berfungsi," katanya.

Selain itu, Subandi juga menekankan pentingnya normalisasi sungai hingga ke muara agar fungsi dam dan pompa bisa lebih maksimal.

"Masih ada endapan tanah. Itu nanti tugas PU untuk normalisasi sampai ke muara. Harapannya pompa jadi lebih fleksibel dan banjir bisa benar-benar terurai," pungkasnya.




(auh/hil)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads