Stadion Gajayana Jadi Lokasi Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Stadion Gajayana Jadi Lokasi Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Muhammad Aminudin - detikJatim
Jumat, 23 Jan 2026 15:30 WIB
Mujahadah Kubro 1 Abad NU
Mujahadah Kubro 1 Abad NU (Foto: Istimewa)
Malang -

Mujahadah 1 abad Nahdlatul Ulama (NU) rencananya digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, bulan depan. Ratusan jemaah prediksi akan hadir dalam acara itu.

Pemerintah Kota Malang telah bersiap bersiap menyambut pelaksanaan Mujahadah Kubro dalam rangka Harlah 1 Abad NU akan digelar 7 hingga 8 Febuari 2026 mendatang.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengaku sudah melakukan persiapan, yakni koordinasi lintas daerah hingga pengaturan teknis di lapangan menjadi fokus utama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami juga sudah beberapa kali rapat dan juga bertemu dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur," kata Wahyu kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).

ADVERTISEMENT

Wali Kota juga menyampaikan, Mujahadah Kubro 1 Abad NU dipastikan akan dihadiri jemaah dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Pemkot Malang akan menaruh perhatian khusus pada pengaturan arus kedatangan dan kepulangan jemaah agar tidak terjadi penumpukan di dalam kota.

Yakni dengan menyiapkan lokasi transit bagi jemaah yang datang dari luar daerah. Lokasi transit akan digunakan sebagai titik singgah jemaah sebelum mengikuti rangkaian Mujahadah Kubro.

"Jam kedatangan dan kepulangan sudah kita atur supaya tidak saling membentur. Termasuk pengaturan masing-masing maktabnya," beber Wahyu.

Pemkot Malang juga berencana memanfaatkan berbagai fasilitas di sekitar venue. Mulai dari sekolah-sekolah di sekitar lokasi acara, barak TNI, hingga gedung perguruan tinggi.

Selain itu, Wahyu juga mengungkapkan adanya rencana dari PWNU agar Presiden RI Prabowo Subianto dapat hadir untuk membuka langsung acara tersebut.

"Dari PWNU sudah mengajukan agar Bapak Presiden bisa membuka secara langsung acara Mujahadah Kubro, tapi nanti kita pastikan lagi," kata Wahyu.

Wali Kota juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Malang karena kegiatan berskala besar ini dipastikan berdampak pada aktivitas warga. Kendati begitu, Wali Kota berharap adanya dukungan dari masyarakat.

"Karena ini acara besar, jadi saya mohon maaf. Kami berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan dengan baik," pungkas Wahyu.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads