PENS Tegaskan Arahan Prabowo Sebagai PR Bersama Perguruan Tinggi

PENS Tegaskan Arahan Prabowo Sebagai PR Bersama Perguruan Tinggi

Jihan Navira - detikJatim
Sabtu, 17 Jan 2026 08:00 WIB
PENS Tegaskan Arahan Prabowo Sebagai PR Bersama Perguruan Tinggi
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya -

Di tengah isu penetapan status otonomi perguruan tinggi, Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Arif Irwansyah mengatakan saat ini seluruh perguruan tinggi sedang menghadapi Pekerjaan Rumah (PR) untuk menjawab tantangan dalam memberikan layanan dengan kualitas baik tanpa menambah beban biaya kepada masyarakat.

Hal tersebut berkaitan dengan Taklimat Presiden Republik Indonesia dihelat di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026) yang diikuti oleh ratusan pimpinan perguruan tinggi dan guru besar, termasuk Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Arif Irwansyah yang didampingi para Wakil Direktur. Dalam acara tersebut Perguruan Tinggi mendapat dukungan peningkatan dana riset dan inovasi.

Arif menegaskan bahwa selain menjadi angin segar bagi perkembangan dunia pendidikan, juga menjadi refleksi bersama perguruan tinggi di Indonesia sebagai peran signifikan dalam mencetak potensi Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bapak Presiden Prabowo menegaskan bahwa perguruan tinggi dan para guru besar diharapkan memberikan peran yang signifikan dengan mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan global. Di tengah dinamika dan pergeseran geopolitik global, kemandirian bangsa menjadi hal penting," kata Arif.

Dalam korelasinya mendukung peningkatan kualitas perguruan tinggi di Indonesia, Arif menyatakan PENS mengupayakan untuk selalu update baik dari sisi kurikulum maupun pembukaan beberapa prodi baru di Sarjana Terapan seperti yang sudah diberitakan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Di satu sisi yang sama, Arif menuturkan PENS selama ini telah berkontribusi sejak tahun 2007 dengan memulai Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang bertujuan memutus rantai kemiskinan di Indonesia melalui pendidikan lanjutan bagi lulusan SMA, SMK, dan MA.

"Tanpa menambah beban biaya kepada masyarakat dan mahasiswa, program ini merupakan implementasi dukungan perluasan akses pendidikan di sektor keteknikan Elektronika beserta ilmu turunanya," ujar Arif.

Ia menyebut kegiatan pembelajaran program PJJ ini sangat akomodatif dilakukan dengan mengintegrasikan sistem perkuliahan tatap muka dan/atau termediasi mata kuliah teori, tatap muka kuliah praktikum, penugasan terstruktur, dan pembelajaran mandiri.

"Dengan opsi waktu pembelajaran sore hingga malam, memungkinkan mahasiswa bekerja untuk mengikuti perkuliahan berbasis project base learning, dengan mengangkat permasalahan yang ada di Industri, maupun di masyarakat," kata Arif.

Terkait pernyataan Arif sebelumnya bahwa PENS siap mendukung pandangan Presiden yang berfokus pada penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan nasional, seiring dengan rencana Pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan swasembada energi, Arif juga menyebut PENS telah mengimplementasikan keilmuannya dalam masyarakat.

"Banyak sekali produk inovasi dari akademisi dan peneliti, baik dosen, laboran, maupun mahasiswa PENS korelasi erat dengan teknologi yang utamanya untuk menyelesaikan permasalahan bangsa," kata Arif.

Beberapa riset terkait pangan dan energi yang sudah diimplementasikan oleh PENS, yaitu:

1. Bidang pertanian, sebagai pendukung swasembada pangan, misalnya: Produk Deteksi Hama dan penyakit tanaman, Drone sprayer pestisida, Alat pendeteksi kesuburan tanah, Web GIS untuk memetakan kesehatan tanaman, Robot Penanam Padi, dan lain sebagainya.

2. Bidang energi terbarukan, sebagai pendukung swasembada energi, diantaranya yaitu Inovasi Turbin Air Laut untuk Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL), Pemanfaatan berbagai inovasi yang mengoptimalkan panel surya untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di daerah terpencil, masih banyak lainnya.

Melalui kesempatan ini, Arif berharap apa yang telah dikerjakan selama ini oleh PENS terkait penguatan riset dan inovasi mendapat dukungan positif pula dari berbagai pihak, seperti mitra industri terkait, serta media.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads