Awas! Kawasan Tunjungan Plaza Surabaya Macet Imbas Demo Buruh Pakerin

Awas! Kawasan Tunjungan Plaza Surabaya Macet Imbas Demo Buruh Pakerin

Aprilia Devi - detikJatim
Senin, 12 Jan 2026 12:42 WIB
Demo PT Pakerin di Surabaya
Demo PT Pakerin di Surabaya/Foto: Aprilia Devi/detikJatim
Surabaya -

Kepadatan terjadi di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Surabaya. Hal itu imbas massa aksi yang berkumpul di sekitaran Sogo Tunjungan Plaza.

Informasi kepadatan arus lalu lintas ini juga dilaporkan lewat akun resmi Instagram Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

Pantauan detikJatim, kendaraan roda dua maupun roda empat harus melintas merambat di kawasan Jalan Basuki Rahmat. Ekor kepadatan hampir sejak Jalan Urip Sumoharjo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi pun melakukan rekayasa arus lalu lintas dengan menyekat kendaraan yang hendak melintas ke arah Jalan Embong Malang dari Jalan Basuki Rahmat.

ADVERTISEMENT

Kendaraan diminta melewati Jalan Raya Genteng untuk mengurai kepadatan. Nampak petugas kepolisian mengatur laju kendaraan. detikers lebih baik menghindari tersebut jalur ini.

Salah satu pengguna jalan, Farul (32) menyebut kepadatan ini menggangu aktivitas masyarakat.

"Cukup mengganggu ya, saya mau ke daerah Embong Malang jadi harus memutar," kata Farul kepada detikJatim, Senin (12/1/2026).

Sementara itu Wakil Sekretaris DPW FSPMI Jatim Nuruddin Hidayat mengonfirmasi bahwa massa aksi tersebut merupakan buruh dari PT. Pabrik Kertas Indonesia (PT. PAKERIN) Mojokerto.

"Kami menuntut LPS agar dapat mencairkan dana PT. PAKERIN untuk operasional sebesar Rp250 Milyar dan bayar gaji buruh PT. PAKERIN selama 3 bulan yang belum terbayarkan," jelasnya.

Sasaran aksi adalah Kantor Perwakilan LPS Surabaya yang berada di kawasan Tunjungan Plaza.

"Sebelumnya PT. PAKERIN ini adalah nasabah BPR Prima Master Bank (dahulu Bank Prima) yang nilai tabungan dan depositonya sebesar kurang lebih Rp1 Triliun. Dikarenakan BPR Prima Master Bank saat ini statusnya BDR (Bank Dalam Resolusi) tang telah diambil oleh LPS, maka kebijakan pencairan dana nasabah ada di LPS," pungkas Nuruddin.




(dpe/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads