CPNS 2026 untuk Lulusan SMA, Begini Tata Cara Pendaftaran

CPNS 2026 untuk Lulusan SMA, Begini Tata Cara Pendaftaran

Irma Budiarti - detikJatim
Sabtu, 10 Jan 2026 18:40 WIB
CPNS 2026 untuk Lulusan SMA, Begini Tata Cara Pendaftaran
Ilustrasi pendaftaran CPNS 2026. Foto: ChatGPT
Surabaya -

Peluang mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 terbuka bagi lulusan SMA melalui sejumlah formasi yang mulai disinyalkan kementerian dan lembaga. Informasi ini menjadi perhatian calon pelamar yang ingin mempersiapkan diri lebih awal sebelum proses pendaftaran resmi dibuka.

Untuk mengikuti seleksi tersebut, pelamar perlu memahami alur pendaftaran melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN). Mulai dari pembuatan akun, pengisian biodata, pemilihan formasi, hingga pengunggahan dokumen.

Kapan CPNS 2026 Dibuka?

Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi pendaftaran CPNS 2026. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini menegaskan pihaknya masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait pembukaan seleksi CPNS tahun depan. Selain itu, Kementerian PAN-RB juga tengah melakukan penghitungan kebutuhan pegawai bersama kementerian dan lembaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita lihat dulu, belum ada arahan dari bapak presiden. Kan kita harus hitung lagi, karena ini kan per lima tahunan, ini sudah kemarin kan yang 2024," tuturnya dikutip dari detikFinance, Jumat (2/1/2026).

Saat ini, Kementerian PAN-RB telah meminta seluruh kementerian dan lembaga melakukan pemetaan kebutuhan pegawai berdasarkan strategi lima tahun ke depan. Langkah tersebut dilakukan untuk menentukan kebutuhan penambahan maupun pengurangan jabatan sebelum keputusan pembukaan seleksi CPNS 2026 ditetapkan.

ADVERTISEMENT

Peluang Formasi CPNS 2026 untuk Lulusan SMA

Meski jadwal resmi seleksi CPNS 2026 belum diumumkan, dua kementerian/lembaga telah memberi sinyal pembukaan formasi, yakni Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kemenkeu menyatakan akan memfokuskan rekrutmen pada lulusan PKN STAN dan SMA, dengan kuota masing-masing 279 untuk STAN dan 300 untuk SMA. Lulusan STAN akan ditempatkan sesuai jurusan masing-masing, sementara lulusan SMA direncanakan bertugas sebagai tenaga lapangan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

"Bea Cukai perlu tenaga lapangan. Tenaga teknis Bea Cukai itu kan ada di mana-mana. Karena kurang orang, kami akan rekrut 300 orang lulusan SMA di seluruh Indonesia, direkrut di masing-masing lokasinya," ujar Purbaya dikutip dari Kantor Berita Antara.

Sementara itu, BRIN juga membuka peluang formasi CPNS 2026 untuk jabatan periset di berbagai bidang prioritas, mulai dari pemuliaan tanaman, nanoteknologi, genomics, hingga teknologi keberlanjutan.

"Jadi kita mau tidak mau, talent spotting untuk peneliti tangguh ini harus benar-benar kita perkuat. Dan, karena itu ekosistem riset ini harus kita jaga, membuat orang nyaman dan membuat orang tertarik untuk menjadi peneliti, menjadi periset," jelas Kepala BRIN Arif Satria.

Tata Cara Pendaftaran CPNS

Portal SSCASN menyediakan berbagai fitur penting yang perlu dipahami pelamar sebelum mendaftar CPNS. Mulai dari pencarian formasi, informasi dasar hukum, alur pendaftaran, hingga layanan bantuan dan FAQ, semuanya tersedia di halaman utama https://sscasn.bkn.go.id. Tata cara pendaftaran secara umum sebagai berikut.

  • Silakan akses portal SSCASN pada https://sscasn.bkn.go.id.
  • Silakan membuat Akun pada https://daftar-sscasn.bkn.go.id/login. Silakan membuat Akun menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Silakan Login ke Portal dengan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan saat membuat akun SSCASN.
  • Melengkapi data diri dengan pilih Jenis Seleksi, Formasi Instansi dan Jabatan Sesuai Pendidikan. Kemudian lengkapi Data Pendidikan.
  • Silakan melakukan Unggah Dokumen sesuai persyaratan instansi yang dilamar.
  • Verifikatos instansi dengan melakukan verifikasi data pada dokumen pelamar.
  • Jika pelamar dinyatakan lulus administrasi, maka lakukan Cetak Kartu Ujian dengan masuk ke akun SSCASN.
  • Panitia seleksi instansi mengumumkan informasi kelulusan pelamar.
  • Pemberkasan dan penetapan NIP.

Syarat Dokumen CPNS

Sebelum mendaftar ke instansi yang dituju, pelamar perlu memastikan seluruh dokumen persyaratan telah dipersiapkan dengan lengkap. Kelengkapan dokumen ini menjadi bagian penting dalam proses pendaftaran CPNS. Berikut syarat dokumen yang perlu disiapkan.

  • Kartu Keluarga.
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. KTP maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg.
  • Ijazah. Ijazah + Serdik/STR maksimal 800 Kb bertipe file pdf.
  • Transkrip Nilai. Transkrip Nilai maksimal 500 Kb bertipe file pdf.
  • Pas foto. Pas foto berlatar belakang merah maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg.
  • Swafoto/selfie. Swafoto maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg.
  • Dokumen lain sesuai ketentuan jenis seleksi dan instansi yang akan dilamar.

Syarat unggah dokumen dalam pendaftaran CPNS dapat berbeda-beda, menyesuaikan ketentuan yang ditetapkan masing-masing instansi. Oleh karena itu, pelamar diimbau untuk mencermati persyaratan dokumen yang tercantum pada formasi yang dipilih agar tidak terjadi kesalahan saat proses pendaftaran.

Cara Buat Akun ke Portal SSCASN

Setelah memastikan seluruh persyaratan terpenuhi, pelamar perlu membuat akun di portal SSCASN sebagai langkah awal pendaftaran. Berikut tata cara pembuatan akun SSCASN yang perlu diperhatikan.

  • Klik tombol Buat Akun pada portal SSCASN dan akan muncul tampilan pengecekan identitas. Langkah ini bertujuan untuk mencocokkan data pelamar dengan database Dukcapil.
  • Masukkan sesuai KTP data-data berikut.
    • Nomor Induk Kependudukan (NIK)
    • Nomor Kartu Keluarga
    • Nama Lengkap
    • Tempat Lahir
    • Tanggal Lahir
    • Kabupaten/Kota
    • Tempat KTP diterbitkan
    • Nomor HP dan Email Aktif
    • Apabila muncul Pesan Galat NIK dan No KK tidak sesuai, silakan ikuti instruksi pada Pesan Galat, bukan menghubungi instansi atau Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).
  • Masukkan kode CAPTCHA.
  • Setelah data di atas dimasukkan, klik tombol Lanjutkan untuk proses selanjutnya, namun jika pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang masa kerjanya masih di bawah 1 tahun, atau yang sudah bekerja lebih dari 1 tahun tetapi tidak diizinkan mendaftar CPNS, serta CPNS yang masih aktif, atau individu-individu yang diblokir oleh BKN karena berbagai alasan, akan menerima notifikasi.
  • Jika data telah sesuai, maka akan muncul tampilan Lengkapi Data. Langkah ini bertujuan untuk membandingkan data pelamar di KTP dengan Ijazah.
  • Proses pemberkasan CPNS menggunakan data Ijazah sebagai data pokok kepegawaian yang terdiri dari Nama Lengkap sesuai yang tercantum pada ijazah, Tempat Lahir, dan Tanggal Lahir. Pastikan mengisi data tersebut dengan benar.
  • Kolom NIK, Nama, Nomor Handphone, dan Tanggal Lahir sesuai KTP sudah terisi otomatis.
  • Masukkan Email, Nama Tanpa Gelar (sesuai Ijazah), Tempat Lahir (sesuai KTP), Kabupaten/Kota Lahir (sesuai Ijazah), dan Tanggal Lahir (Sesuai Ijazah). Khusus kolom Kabupaten/Kota Lahir, cukup ketikkan beberapa karakter pertama saja kemudian klik salah satu dari pilihan yang tersedia (autocomplete).
  • Pilih Jenis Kelamin yang sesuai.
  • Unggah foto scan KTP sesuai dengan ketentuan di web dengan mengklik, cari foto yang akan diunggah, kemudian klik . Setelah foto berhasil terunggah, maka akan muncul notifikasi. Pelamar dapat memilih untuk mengunggah ulang scan KTP.
  • Unggahswafoto sesuai dengan ketentuan di web dengan mengklik. Pastikan kamera pada komputer/laptop. Silakan ambil foto, klik simpan foto jika sudah sesuai, apabila belum sesuai silakan klik Foto Ulang. Setelah foto berhasil terunggah, maka akan muncul notifikasi berikut ini.
  • Data lain yang perlu diisi adalah sebagai berikut.
    • Password dan Konfirmasi Password, Masukkan password yang mudah diingat.
    • Pertanyaan Pengaman 1
    • Jawaban Pengaman 1
    • Pertanyaan Pengaman 2
    • CAPTCHA
  • Pastikan mengisi semua data dengan lengkap dan benar. Data yang telah disimpan tidak dapat diperbaiki atau diubah.
  • Selanjutnya klik Lanjutkan. Maka akan muncul tampilan Langkah 3: Pengecekan Ulang Data.
  • Pada tahap ini, pendaftar harus melakukan pengecekan ulang terhadap Swafoto, NIK, Nama Lengkap, Tempat Lahir, Tanggal Lahir (Sesuai KTP), Nama Lengkap, Tempat Lahir, Tanggal Lahir (Sesuai Ijazah), Email, dan Nomor Handphone. Jika nantinya terdapat kesalahan penulisan setelah proses pendaftaran, maka peserta tidak dapat memperbaiki kesalahan penulisan.
  • Klik jika terdapat kesalahan pada data yang diinput sebelumnya untuk diperbaiki, dan klik untuk memproses pendaftaran akun.
  • Sebelum akhiri proses pendaftaran akun, pelamar akan ditanyakan kembali, apakah data yang diinput sudah sesuai atau belum.
  • Jika sudah sesuai, maka akan muncul tampilan.
  • Untuk mencetak Kartu Informasi Akun, pilih menu Cetak Informasi Pendaftaran.
  • Setelah mencetak Kartu Informasi Akun, pelamar dapat melanjutkan tahap selanjutnya, yaitu Lanjutkan Login Pendaftaran.

Cara Login Pemilihan Jenis Seleksi dan Pengisian Biodata

Setelah berhasil membuat akun SSCASN, pelamar perlu login ke sistem untuk melanjutkan proses pemilihan jenis seleksi dan pengisian biodata. Tahapan ini menjadi dasar sebelum pelamar melanjutkan ke proses pendaftaran formasi.

  • Setelah pelamar berhasil membuat akun, akses https://sscasn.bkn.go.id, kemudian klik tombol Login yang tertera di sudut kanan atas, atau klik tombol Lanjutkan Login Pendaftaran setelah pelamar mencetak Kartu Informasi Akun.
  • Masukkan NIK dan password yang telah didaftarkan lalu klik Masuk. Maka akan muncul tampilan Langkah 1. Pengisian Biodata. Harap membaca seluruh info dan imbauan yang tercantum di website. Sebelum melanjutkan proses Login, pastikan pendaftar:
    • Mengakhiri pendaftaran sampai tahapan terakhir (Resume) agar berkas dapat diverifikasi instansi.
    • Tidak diperkenankan mengubah data setelah mengakhiri pendaftaran
    • Perhitungan usia pada saat melamar dihitung pada saat memilih formasi dan juga saat Mengakhiri Pendaftaran.
  • Kolom Tempat Lahir dan Tanggal Lahir (sesuai Ijazah), Tempat Lahir dan Tanggal Lahir (sesuai KTP), serta Nama Pembuatan Akun telah terisi secara otomatis.
  • Pada form ini pelamar masih dapat mengubah beberapa data yang diinput pada tahap sebelumnya, yaitu Nama (sesuai Ijazah), Email, dan Jenis Kelamin.
  • Lengkapi kolom Gelar Depan Ijazah dan Gelar Belakang Ijazah. Bagi pelamar yang tidak memiliki gelar depan dan atau gelar belakang, isi dengan tanda ' - '.
  • Masukkan Alamat (sesuai KTP) dan isi apakah pelamar sedang mengikuti program beasiswa.
  • Pilih Jenis Disabilitas pada menu yang tersedia.
  • Apabila pelamar memilih Jenis Disabilitas selain Non Disabilitas, maka pelamar harus menginput Link Video yang berkaitan dengan disabilitas yang dipilih.
  • Lengkapi Alamat Domisili (termasuk kelurahan dan kecamatan), Negara, Provinsi dan Kabupaten/Kota Domisili, Akun Media Sosial, Tinggi Badan, Status Perkawinan, Agama, Nomor Telepon, Nomor Handphone, dan Tanda Tangan pada area yang tersedia.
  • Bila data telah dilengkapi, klik Selanjutnya.

Cara Memilih Jenis Seleksi dan Mendaftar Formasi

Tahap pemilihan jenis seleksi dan pendaftaran formasi dilakukan setelah pelamar menyelesaikan pengisian biodata di portal SSCASN. Pada tahap ini, pelamar harus menyesuaikan pilihan formasi dengan kualifikasi dan persyaratan yang telah ditetapkan.

  • Pada tampilan Langkah 2. Memilih Jenis Seleksi, pilih jenis seleksi yang sesuai pada kolom yang tersedia, jika bukan eks THK- II silakan pilih tidak. Setelah itu klik Selanjutnya.
  • Setelah itu, akan muncul tampilan Langkah 3. Mendaftar Formasi.
  • Pertama, pilih Jenis Seleksi pada kolom berikut, mohon diperhatikan bahwa untuk Jabatan Tenaga Kesehatan, wajib mengklik kotak centang.
  • Jika PPPK tidak diizinkan mendaftar CPNS di instansi lain, dan hanya diperbolehkan mendaftar di instansi asalnya, maka akan muncul notifikasi.
  • Pilih Instansi yang ingin lamar, jika instansi yang dilamar belum tampil dalam daftar tersebut, silakan periksa kembali pengumuman instansi mengenai waktu pembukaan pendaftaran instansi yang akan dilamar.
  • Pilih Jenis Formasi sesuai dengan formasi yang dibuka instansi tersebut. Pilihan Jenis Formasi dapat dilihat di pengumuman instansi. Jenis Formasi Putra/Putri
    Kalimantan hanya diperuntukkan bagi yang memiliki KTP yang diterbitkan di wilayah Kalimantan. Jika KTP diterbitkan di luar wilayah Kalimantan, akan muncul notifikasi.
  • Klik Pilih dan form isian akan tampil. Pelamar dapat mengubah instansi dan formasi yang dipilih dengan klik Ulang.
  • Pilih pendidikan sesuai dengan ijazah.
  • Pilih jabatan yang akan dilamar. Jabatan akan tampil sesuai dengan pendidikan yang dipilih.
  • Pilih Lokasi Formasi.
  • Pilih Lokasi Tes, kewenangan ini diberikan instansi jika peserta diperbolehkan memilih lokasi tes. Jika pilihan ini tidak tersedia maka lokasi test akan ditentukan
    instansi.
  • Isi IPK sesuai dengan yang tercantum di transkrip nilai, contoh 3.21. Nilai IPK menggunakan tanda titik (.) dan dua digit di belakang koma Untuk formasi lulusan SMA/Sederajat, isi dengan nilai ijazah.
  • Untuk beberapa instansi yang memiliki persyaratan Skor Tes Bahasa Inggris, silakan memilih jenis tes berdasarkan persyaratan instansi. Setelah jenis tes dipilih, isi kolom sebelahnya dengan skor pelamar sesuai dengan ketentuan.
  • Isi Nomor Ijazah.
  • Isi Tahun Lulus sesuai dengan yang tertera di Ijazah.
  • Isi Jenis Perguruan Tinggi (Dalam Negeri atau Luar Negeri).
  • Isi Tanggal Ijazah sesuai dengan yang tertera di Ijazah.
  • Untuk formasi Ketik nama Perguruan Tinggi. Kolom ini merupakan autocomplete, untuk mengisi Nama Perguruan Tinggi, masukkan beberapa huruf atau kombinasi nama panjang/nama singkatan/penambahan nama daerah, kemudian pilih nama yang sesuai.
  • Ketik nama Perguruan Tinggi atau sekolah sesuai dengan yang tercantum di Ijazah. Untuk formasi lulusan SMA/Sederajat, isi Nama Sekolah sesuai dengan yang tertulis di ijazah.
  • Isi Nama Perguruan Tinggi (PT) dan Nama Program Studi (Prodi). Pada saat, jika Perguruan Tinggi atau Prodi yang dipilih sudah terdapat data akreditasinya di BAN-PT, maka Akreditasi Lembaga dan Akreditasi Program Studi akan muncul secara otomatis. Jika Lembaga/Prodi tidak terdapat data akreditasinya di BAN-PT, maka pelamar dapat mengisi secara mandiri akreditasi Lembaga/Prodinya (A,B,C, atau Lainnya). Akreditasi yang dimaksud adalah Akreditasi Lembaga/Prodi pada saat pelamar lulus.
  • Isi kode CAPTCHA.
  • Klik Selanjutnya.

Setelah pelamar Memilih Jenis Seleksi dan Mendaftar Formasi, tahap selanjutnya adalah isi riwayat pekerjaan. Pada tahap ini dapat menambahkan riwayat pekerjaan dan riwayat penulisan ilmiah lebih dari satu jika ada, tetapi jika tidak tidak ada silahkan klik tombol selanjutnya untuk menuju tahap selanjutnya.

Cara Unggah Dokumen

Setelah pelamar Memilih Jenis Seleksi, Mendaftar Formasi dan Riwayat, tahap selanjutnya adalah Unggah Dokumen. Jenis dokumen yang diunggah akan berbeda
sesuai persyaratan instansi yang dilamar. Dokumen yang disyaratkan bermaterai wajib menggunakan Meterai Elektronik.

  • Pelamar wajib membaca dan memperhatikan ketentuan dokumen yang tercantum, baik ketentuan dari instansi maupun ketentuan formatnya.
  • Perhatikan tipe dokumen dan ukuran yang dapat diunggah ke sistem.
  • Klik Unggah, lalu cari dokumen tersebut di komputer.
  • Status dokumen akan berubah menjadi "Sudah Diunggah" jika proses unggah dokumen berhasil.
  • Pelamar dapat melihat dokumen yang telah diunggah dengan klik Lihat.
  • Jika pelamar salah unggah dokumen, klik kembali untuk mengubah dokumen yang telah diunggah sebelumnya, kemudian cari dokumen yang benar. Sistem akan menyimpan dokumen yang terakhir diunggah.
  • Jika pelamar mengunggah file yang tidak sesuai Ketentuan Unggah Dokumen, maka akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah.
  • Setelah pelamar mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan tersebut, klik Periksa kembali apakah dokumen yang diunggah sudah sesuai dengan ketentuan
    instansi dan format. Dokumen yang telah diunggah tidak dapat diubah kembali setelah mengakhiri pendaftaran.
  • Setelah pelamar yakin bahwa semua dokumen yang diunggah sudah sesuai, klik Selanjutnya.

Dengan menyelesaikan seluruh tahapan pendaftaran melalui portal SSCASN, pelamar diharapkan lebih teliti dan cermat dalam memastikan kebenaran data serta kelengkapan dokumen yang diunggah.

Kesalahan sekecil apapun dapat berdampak pada proses seleksi selanjutnya. Oleh karena itu, pastikan seluruh informasi telah sesuai sebelum mengakhiri pendaftaran dan simpan bukti pendaftaran sebagai arsip penting.




(auh/irb)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads