Rumah di Simogunung, Surabaya terbakar pada Kamis (8/1/2026) dini hari. Kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung elpiji yang menyebabkan enam penghuni rumah mulai dari balita hingga lansia mengalami luka bakar.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Surabaya, M Rokhim mengatakan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 03.55 WIB di Jalan Simo Gunung Gang I Nomor 44, Kecamatan Sawahan, Surabaya.
"Penyebab LPG ngebros, korban 6 orang luka bakar," kata Rokhim dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rokhim menjelaskan, api melahap seluruh bangunan rumah dua lantai berukuran 6x12 meter. Petugas pemadam kebakaran segera melakukan upaya pemadaman hingga kondisi dinyatakan aman.
"Api pokok padam 04.25, pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif 05.08 WIB. Pemadaman menggunakan sistem statis dari sungai terdekat," ujarnya.
Ia menuturkan, dari keterangan pemilik rumah, kebakaran bermula saat pemilik tengah bersiap berjualan. Namun secara tiba-tiba tabung LPG mengalami kebocoran dan api menyambar barang-barang yang berada di sekitarnya.
"Menurut informasi dari pemilik rumah, pemilik rumah sedang melakukan persiapan untuk berjualan. Namun tiba-tiba tabung LPG ngebros dan menyambar ke barang yang berada di dekat LPG. Untuk rumah yang terbakar 2 lantai," tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, enam penghuni rumah mengalami luka bakar dengan tingkat berbeda-beda. Seluruh korban dalam kondisi sadar saat dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis.
Berikut data korban luka:
- Heriyani Watiningsih (63), kondisi sadar, luka bakar derajat 1 di telapak tangan kiri dan siku tangan kanan
- Farida Indah (41), kondisi sadar, luka bakar derajat 1 sekitar 5 persen
- Gistara (1), kondisi sadar, luka bakar derajat 1 dan panas di area pipi
- Wahyu Saputra (43), kondisi sadar, luka bakar derajat 2 sekitar 10 persen di tangan dan derajat 2 sekitar 15 persen di kedua kaki
- Tri Indah Yanti (40), kondisi sadar, luka bakar derajat 2 sekitar 15 persen di bagian kaki
- Amar (10), kondisi sadar, luka bakar derajat 2 sekitar 10 persen di bagian kaki dan pantat
Petugas mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam penggunaan tabung LPG serta rutin memeriksa kondisi selang dan regulator guna mencegah kejadian serupa.
(ihc/dpe)











































