Rumah 2 Lantai di Dupak Surabaya Ambrol, Ibu dan Anak Terjebak

Rumah 2 Lantai di Dupak Surabaya Ambrol, Ibu dan Anak Terjebak

Muhammad Faishal Haq - detikJatim
Rabu, 07 Jan 2026 11:34 WIB
Rumah dua lantai di Surabaya ambrol
Rumah dua lantai di Surabaya ambrol/Foto: Istimewa
Surabaya -

Rumah dua lantai di Jalan Dupak Timur Gang 2 No. 49, Bubutan, Surabaya, ambrol pada Rabu (7/1/2026) pagi. Insiden ini membuat ibu dan anak terjebak di balik reruntuhan kamar yang berada di lantai dua.

Suasana tegang menyelimuti proses evakuasi ibu dan anak ini. Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya harus berpacu dengan waktu dan risiko reruntuhan susulan untuk menyelamatkan kedua korban yang terjebak di sisa bangunan lantai dua.

Insiden ambrolnya dek lantai beton kamar tidur ini membuat akses turun dari lantai dua terputus. Safitri Widowati (51) dan putrinya, Cedrica Nadja Safina (10), tertahan di atas, sementara sang ayah, Nanang Tunggal Winardi (52), telah dievakuasi warga setelah terjatuh bersama reruntuhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim menjelaskan, tim penyelamat tiba di lokasi hanya enam menit setelah laporan diterima pukul 07.01 WIB.

ADVERTISEMENT

"Kejadian sekitar pukul 07.00 WIB. Lantai dek beton (dek cor) kamar tidur di lantai dua mendadak runtuh. Saat kejadian, tiga anggota keluarga berada di dalam kamar tersebut. Unit tim rescue tiba di TKP langsung koordinasi dan evakuasi," ujar M. Rokhim saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).

Berdasarkan rekaman video di lokasi kejadian, petugas DPKP harus memasang tangga aluminium portabel di antara puing-puing beton yang menggantung untuk menjangkau korban. Kondisi ruang yang sempit dan pijakan yang tidak stabil membuat evakuasi harus dilakukan ekstra hati-hati.

Petugas memprioritaskan evakuasi sang anak, Cedrica, terlebih dahulu. Dengan sabar, petugas memberikan instruksi agar bocah 10 tahun itu tidak panik.

"Pelan-pelan ya jalannya... Pegangan tangga, Pak Om pegangi," suara petugas menenangkan korban yang tampak ketakutan.

Setelah berhasil menapaki tangga dengan aman, Cedrica langsung digendong oleh petugas di bawah hingga ke tempat aman.

Tantangan berlanjut saat mengevakuasi sang ibu, Safitri. Posisi korban yang berada di ujung patahan lantai cor membuat petugas harus sigap menahan tangga dan tubuh korban yang gemetar takut.

"Bismillah Bu, pelan-pelan saja... Kaki kiri dulu," sahut petugas.

Evakuasi dinyatakan selesai sepenuhnya dan situasi kondusif pada pukul 08.30 WIB. Seluruh korban, termasuk sang ayah yang mengalami luka di dahi dan tangan, kini telah mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Proses evakuasi dinyatakan selesai dan situasi kondusif pada pukul 08.30 WIB," tutup Rokhim.



(dpe/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads