Seorang driver ojek online (ojol) di Surabaya viral di media sosial karena kebiasaannya memanfaatkan waktu menunggu order untuk belajar bahasa Inggris. Lewat konten sederhana yang direkam di jalan, ia mengunggah video edukatif yang kini ditonton ribuan orang.
Driver ojol tersebut adalah Ambarwanto (44), warga Surabaya yang terjun sebagai pengemudi ojol sejak 2018.
"Let me tell you my weird habit, as an ojek online rider, I practice English by talking to myself like a host radio," kata Ambar dalam salah satu videonya di akun Instagram @mas_ambar88 saat dilihat detikJatim, Selasa (6/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiap hari, Ambar, sapaan akrabnya, menarik penumpang dari pagi hingga malam. Di sela menunggu orderan, ia memilih mengisi waktu dengan belajar sekaligus membuat konten.
Konten-konten belajar bahasa Inggris itu diunggah Ambar melalui akun TikTok dan Instagram pribadinya sejak dua bulan terakhir. Video-videonya pun mulai ramai ditonton dan mendapat beragam respons dari warganet.
"Saya kan driver ojol, ojol kan kadang ramai kadang sepi sepi. Nah, kalau Teman-teman itu kan macam-macam hobinya kalau nunggu orderan itu. Ada yang main game, ada yang mancing, ada macam-macam," ujar Ambar.
Ia mengaku tak ingin waktu luangnya terbuang percuma. Ia memilih belajar sekaligus mengasah kemampuan diri.
"Kenapa bahasa Inggris? Karena kan saya kan untuk melatih juga untuk evaluasi kemampuan saya berbahasa Inggris," ungkapnya.
Ambar menuturkan, ketertarikannya belajar bahasa Inggris sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun, baru belakangan ini ia melakukannya secara lebih intens melalui pembuatan konten.
"Penumpang saya itu kan enggak selalu lokal. Kadang ya dapat bule kayak gitu. Minimal saya bisa merespon, kalau dulu-dulu tidak. Saya dulu gabung rumah bahasa juga (program Pemkot Surabaya) untuk belajar bahasa Inggris," tuturnya.
Selain untuk menunjang pekerjaan, menurut Ambar, konten yang ia buat bukan hanya untuk melatih diri sendiri, tetapi juga memotivasi orang lain agar tidak takut belajar.
"Saya juga masih belajar, kemampuannya kayak gini. Nah, biar yang lain juga semangat untuk belajar Bahasa Inggris," katanya.
Dalam videonya, Ambar kerap menyelipkan kosakata sederhana, percakapan ringan, hingga pesan edukasi lain seperti menjaga kebersihan, yang dikemas dengan bahasa Inggris.
"Maksud saya kan juga untuk mengedukasi terutama anak-anak. Dengan bahasa Inggris dengan kemampuan saya yang terbatas soal bahasa Inggris, tapi tetap saya kembangkan gitu," bebernya.
Ia juga mengaku mulai merasakan dampak positif dari kebiasaan membuat konten tersebut. Selain semakin terbiasa berbicara, ia mendapat banyak masukan dari para penonton.
"Kalau saya sambil ngonten itu kan saya juga mantau kemampuan saya sendiri. Terus saya juga membiasakan setiap hari ngomong bahasa Inggris, sehingga efeknya itu beda banget. Terus ada juga masukan-masukan dari komen-komen dari itu teman-teman gitu," ucapnya.
Tak hanya penonton lokal, konten yang dibuat Ambar juga ternyata menjangkau audiens luar negeri. Beberapa warga asing bahkan merespons langsung melalui pesan pribadi.
"Sempat DM ada bule minta diantar kalau lagi keliling Surabaya. Lalu ada bule Australia, Belanda yang merespon konten saya, ngajak bikin konten," jelas dia.
Untuk melatih kemampuan, Ambar menambahkan bahwa dirinya membiasakan rajin berpikir dalam bahasa Inggris hampir sepanjang hari.
"Mulai dari ngelamun atau apa segala. Iya. Yang ada di depan saya itu saya Inggriskan. Karena kan kita kan lingkungan kita kan orang Jawa, sehingga kalau kita ngomong bahasa Inggris kan terbatas kalau harus nunggu ada lawan (bicara)," tambahnya.
Selain untuk pengembangan diri, kebiasaan ini juga ingin ia tularkan ke lingkungan terdekat, terutama anaknya.
"Itu buat contoh anak saya juga biar mau belajar bahasa Inggris. Saya juga gabung komunitas bahasa," pungkas Ambar.
Simak Video "Video: Dikira Intel, Driver Ojol di Makassar Dikeroyok Hingga Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/hil)











































