Tips Cegah Kolesterol Naik Setelah Bakar-bakaran Pesta Tahun Baru

Tips Cegah Kolesterol Naik Setelah Bakar-bakaran Pesta Tahun Baru

Muhammad Faishal Haq - detikJatim
Kamis, 01 Jan 2026 02:00 WIB
Tips Cegah Kolesterol Naik Setelah Bakar-bakaran Pesta Tahun Baru
Ilustrasi gorengan camilan tahun baru. Foto: Thinkstock
Surabaya -

Perayaan malam tahun baru akan terasa kurang lengkap jika tidak ada menu bakar-bakaran. Namun, ritual tersebut cukup memusingkan bagi para penderita kolesterol.

Menu-menu bakaran sangat identik dengan makanan dengan kadar kolesterol yang tinggi, seperti daging dan ikan. Lemak jenuh yang terdapat pada daging dan beberapa jenis ikan memiliki risiko tinggi kolesterol naik.

Tips Cegah Kolesterol Setelah Bakar-bakaran Tahun Baru

Bukan berarti tidak boleh, bakar-bakaran tetap oke asalkan tahu batas kandungan kolesterolnya. Ingin menikmati bakar-bakaran tahun baru dengan aman? Berikut tips cegah kolesterol naik saat bakar-bakaran tahun baru lengkap dengan daftar kandungan zat di dalamnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Batasi Porsi Makan

Dilansir dari laman Halodoc, asupan kolesterol yang dianjurkan untuk dikonsumsi tidak boleh lebih dari 300 miligram. Ketika melebihi batas konsumsi tersebut, kolesterol jahat akan menumpuk di pembuluh darah. Penumpukan ini lambat laun bisa berkembang menjadi penyakit jantung dan stroke.

ADVERTISEMENT

Oleh karena itu, setelah puas menikmati bakar-bakaran tinggi kolesterol saat tahun baru, sebisa mungkin batasi konsumsi makanan tinggi kolesterol lainnya selama beberapa hari kedepan. Langkah pencegahan tersebut dilakukan agar kadar kolesterol dalam tubuh tidak semakin menjadi-jadi.

2. Manfaatkan Rempah-rempah

Hanya dengan menambahkan garam bukan berarti mengurangi kadar kolesterol dalam bahan-bahan lainnya. Makanan dengan kandungan garam yang tinggi berisiko menaikkan tekanan darah.

Daripada menambahkan banyak garam, lebih baik menambahkan rempah-rempah dan bumbu-bumbu lainnya agar rasa lebih istimewa. Beberapa jenis rempah dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, salah satunya seperti bawang putih yang diklaim mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida hingga 20 miligram per desiliter.

Selain itu, perasaan jeruk lemon yang biasa digunakan untuk mengurangi rasa amis ternyata juga cukup berperan besar. Kandungan vitamin C dan flavonoid jeruk dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida.

3. Konsumsi Makanan Berserat

Saat mengonsumsi makanan-makanan dengan kadar kolesterol yang tinggi, jangan lupa untuk menambahkan menu pendamping yang berserat. Serat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dengan mengikat asam empedu. Kandungan serat dapat ditemukan pada tahu tempe, sayur sayuran, buah-buahan, dan masih banyak lagi.

4. Stop Merokok

Kandungan nikotin dan zat-zat kimia lainnya dalam rokok yang biasa maupun elektrik, bisa menurunkan kadar kolesterol baik (high-density lipoprotein/HDL) serta meningkatkan kolesterol HDL dalam tubuh. Seiring berjalannya waktu, hal tersebut dapat menyebabkan peradangan dan penumpukan plak pada pembuluh darah yang berujung pada serangan jantung atau stroke.

5. Berolahraga

Selain menurunkan berat badan, berolahraga juga dapat mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh. Olahraga dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik, di mana sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah.

Kandungan Zat dalam Menu Bakaran

Di balik aroma asap yang menggugah selera, menu bakaran menyimpan beragam kandungan zat gizi seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh, sekaligus berpotensi menghasilkan senyawa tertentu jika proses pembakarannya tidak tepat. Memahami kandungan zat dalam menu bakaran menjadi penting agar kenikmatan rasa tetap seimbang dengan aspek kesehatan.

1. Daging Bakar

  • Protein tinggi (Β± 20-25 g)
  • Lemak sedang-tinggi (tergantung bagian daging)
  • Energi (Β± 200-250 kkal)

Lemak jenuh yang berlebih dan daging yang dimasak terlalu gosong dapat menghasilkan zat berbahaya bagi tubuh.

2. Sosis Bakar

  • Energi (Β± 150-200 kkal)
  • Lemak jenuh cukup tinggi
  • Natrium (garam) tinggi

3. Seafood Bakar

  • Energi (Β± 90-150 kkal)
  • Protein tinggi
  • Lemak relatif rendah

Saus manis/asin bisa menambah kadar gula dan garam.

4. Jagung Bakar

  • Energi (Β± 90-120 kkal)
  • Karbohidrat (21.88 gram)
  • Serat (2,4 gram)

Per 100 gram jagung mengandung 3-4 gram protein. Tambahan margarin dan gula dapat menaikkan kadar kalori.

Tips-tips dan kandungan dalam menu bakaran di atas dapat digunakan agar dapat menikmati perayaan tahun baru dengan rasa aman. Semoga bermanfaat!

Artikel ini ditulis Muhammad Faishal Haq, peserta magang PRIMA Kemenag di detikcom.




(hil/irb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads