Longsor terjadi di Dusun Balekambang, Desa Seloliman, Trawas, Mojokerto menghancurkan satu rumah warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat memastikan tidak ada korban jiwa akibat bencana ini.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim menjelaskan, tanah longsor terjadi Kamis (25/12) sekitar pukul 15.30 WIB.
Sedangkan obyek yang mengalami longsor yaitu tembok penguat tanah (TPT), dan sebagian badan jalan lingkungan longsor karena sejumlah faktor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tinggi TPT dan jalan lingkungan yang longsor sekitar 6 meter. Sedangkan panjangnya sekitar 10 meter. Material TPT bercampur lumpur menimpa satu rumah warga persis di bawahnya. TPT tersebut dibangun tahun 2022.
"Pemicunya hujan yang utama, kondisi TPT kurang kuat dan terlalu tinggi," kata Khakim kepada detikJatim, Jumat (26/12/2025).
Longsor terjadi di Trawas, Mojokerto hancurkan rumah warga Foto: Dok. Istimewa |
Material tanah longsor menghancurkan rumah Paikan di Dusun Balekambang RT 6 RW 3. Terlihat sebagian besar dinding rumah ambruk, begitu pula atapnya. Luas rumah permanen ini sekitar 14x6 meter persegi.
"Kondisi rumah korban rusak berat sekitar 90%," terang Khakim.
Beruntung tidak ada korban jiwa akibat tanah longsor ini. Sebab Paikan sekeluarga tinggal di Dusun Sarirejo, Desa Srigading, Ngoro, Mojokerto. Sehingga rumah ini dalam kondisi kosong.
Menurut Khakim, korban meminta agar rumahnya diperbaiki agar menjadi seperti sedia kala. Sebab tanah longsor disebabkan ambrolnya TPT yang dibangun Pemerintah Desa Seloliman tahun 2022.
"Korban juga TPT dibangun kokoh agar tidak membahayakan warga. Besok, Pemdes Seloliman akan mengadakan rapat tindak lanjut," tandasnya.
(auh/abq)

