Kabar Edu

Keren! Guru PAI di Kediri Ajarkan Murid Cowok Cuci Piring-Setrika

Novia Aisyah - detikJatim
Minggu, 02 Nov 2025 13:00 WIB
Guru PAI viral di Kediri (Foto: Dok. pribadi Viki Purba)
Kediri -

Tak hanya mengajarkan nilai-nilai agama, seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kediri punya cara unik menanamkan makna Asmaul Husna kepada siswanya. Ia memperkenalkan pekerjaan rumah tangga seperti menyapu, mencuci piring, hingga menyetrika, bahkan kepada murid laki-laki. Aksi kreatifnya pun viral di media sosial.

Sosok guru itu adalah Muchammad Viki Adi Purba, SPd, yang akrab disapa Viki. Sehari-hari, ia mengajar PAI untuk kelas 1 hingga 6 di SDN Kras 2, Kediri, Jawa Timur.

Video kegiatan murid-muridnya yang belajar tugas domestik ini diunggah melalui akun TikTok miliknya, Piki Purba, dan langsung menarik perhatian warganet.

Menariknya, pelajaran praktik tersebut ia kaitkan dengan salah satu sifat Allah dalam Asmaul Husna. Kegiatan itu merupakan bagian dari pembelajaran PAI untuk kelas 4, 5, dan 6 yang biasanya digelar dua kali setiap semester.

guru PAI viral Viki Purba Foto: Dok. pribadi Viki Purba

Terinspirasi Asmaul Husna

Viki menjelaskan, pembelajaran keterampilan domestik itu merupakan pengembangan dari salah satu sifat Allah, Al Qayyum.

"Al Qayyum itu artinya Maha Kuat. Maha Kuat itu sendiri mencerminkan kemandirian seseorang. Nah, saya ambil dari contoh pekerjaan rumah tangga di mana menyetrika itu bagian dari tanggung jawab dan kemandirian setiap anak," jelasnya dilansir dari detikEdu, Minggu (2/11/2025).

Gagasan itu muncul ketika Viki menanyakan kepada siswanya siapa yang sudah terbiasa menyapu atau menyetrika seragam. Ternyata, hanya murid perempuan yang mengaku mampu, sementara murid laki-laki belum pernah melakukannya.

Melihat hal itu, Viki menjadikan keterampilan rumah tangga sebagai materi praktik pada kegiatan tengah semester. Program ini dimulai sejak Januari 2025 dan pertama kali diterapkan di kelas 6.

"Memang terkhusus materi ini memang saya sajikan itu untuk anak-anak cowok sebenarnya, yang sebelumnya belum pernah pegang setrika sama sekali bahkan, menurut ceritanya dia," tutur lulusan UIN Tulungagung itu.

Berangkat dari Kritik terhadap Budaya Patriarki

Viki menegaskan, ide pembelajaran ini juga berangkat dari semangat untuk menumbuhkan pola pikir yang tidak patriarkis.

"Sebagian daripada ini sih juga ya, saya kritik tentang patriarki," ungkapnya.

Dalam unggahan TikTok-nya yang viral, ia juga menulis pesan serupa: "Menolak budaya patriarki, mari didik anak2 kita untuk mandiri sejak dini #gurupai #gurumuda #gurukreatif #fyp #gurusd."

Menurutnya, pelajaran sederhana ini sekaligus mengajarkan bahwa tanggung jawab domestik bukan hanya tugas perempuan. Semua anak, baik laki-laki maupun perempuan, perlu belajar mandiri sejak dini.




(irb/hil)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork