Kapolresta Malang Kota dan Ojol Gelar Salat Gaib untuk Affan Kurniawan

Kapolresta Malang Kota dan Ojol Gelar Salat Gaib untuk Affan Kurniawan

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 30 Agu 2025 15:58 WIB
Salat ghaib Polresta Malang Kota bersama ojol
alat ghaib Polresta Malang Kota bersama ojol/Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim
Kota Malang -

Polresta Malang Kota bersama pengemudi ojek online (ojol) dan ulama menggelar salat gaib untuk Affan Kurniawan (21), driver ojol yang meninggal tertabrak mobil rantis Brimob. Salat gaib dilaksanakan di Masjid Baiturrohman Polresta Malang Kota.

Puluhan pengemudi ojol mengikuti salat gaib bersama Kapolresta Malang Kota Kombes Nanang Haryono beserta pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang, Pimpinan Muhammadiyah Kota Malang, Dewan Masjid Indonesia, Forum Kerukunan Umat Beragama serta dari PCNU Kota Malang.

Salat gaib ini berlangsung dengan penuh khidmat. Suasana haru menyelimuti ruangan masjid. Ketika jamaah mengangkat tangan dan mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolresta Malang Kota Kombes Nanang menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian Affan Kurniawan.

ADVERTISEMENT

"Saya selaku Kapolresta Malang Kota, kepanjangan tangan dari pimpinan PORI menyampaikan, sekali lagi, belasungkawa yang sedalam-dalamnya untuk Almarhum Affan Kurniawan," ucap Nanang kepada wartawan usai pelaksanaan salat gaib, Sabtu (30/8/2025).

"Kami mohon maaf atas tindakan yang kemarin kejadian sampai meninggal dunianya saudara kita Almarhum Affan Kurniawan," sambungnya.

Salat ghaib Polresta Malang Kota bersama ojolSalat ghaib Polresta Malang Kota bersama ojol Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim

Kapolresta juga memastikan bahwa proses hukum berjalan transparan. Nanang menegaskan, penahanan terhadap tujuh anggota terlibat dalam peristiwa itu sudah dilakukan.

"Sejak awal, seluruh proses pemeriksaan sudah disiarkan di media, baik media nasional maupun lokal. Bahkan, tujuh anggota yang terlibat dalam kejadian tersebut sudah ditahan di penempatan khusus," tambahnya.

Kapolresta mengajak semua pihak untuk terus mengawal proses hukum yang tengah berjalan.

"Sampai proses sampai saat ini masih berlanjut. Dan lagi transparansi dari Polri jangan diragukan dan mari kita kawal bersama," tegasnya.

Kapolresta juga menjamin akan mengawal proses demokrasi di Malang Raya dengan merangkul seluruh elemen serta mengedepankan langkah-langkah persuasif.

"Kami akan selalu persuasif, supaya tidak ada korban lainnya. Dan kami akan terus menjaga demokrasi di Malang Raya dengan merangkul semua elemen," terangnya.

Sementara itu, perwakilan ojol Frontal Jawa Timur Puji Waluyo menyampaikan, kehadirannya bersama para pengemudi ojol untuk melaksanakan salat gaib sekaligus bersinergi untuk menjaga situasi kondusif Kota Malang.

"Tujuan kita disini untuk sinergi melaksanakan salat ghaib serta doa bersama untuk rekan kami Affan Kurniawan. Sekaligus meningkatkan kondusifitas Kota Malang yang kita cintai," ujar Puji terpisah.

Puji juga mendorong agar penyampaian aspirasi tidak disertai tindakan anarkis dan mendorong penegakan hukum yang transparan.

"Kita harus tetap mencintai Kota Malang ini, aspirasi boleh disampaikan, anarkis jangan," pungkasnya.




(mua/hil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads