Banyak yang Iri dengan PKB, Cak Imin: Padahal Gasnya Masih Setengah

Banyak yang Iri dengan PKB, Cak Imin: Padahal Gasnya Masih Setengah

Faiq Azmi - detikJatim
Sabtu, 03 Des 2022 18:36 WIB
Muhaimin Iskandar
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Surabaya. (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menyebut, banyak pihak yang cemburu dan iri dengan PKB. Sebab, PKB punya kegiatan yang pro umat.

"Ini dahsyat yang luar biasa, ini yang membuat orang cemburu dan iri ke PKB, banyak yang iri, benci ke PKB karena dibiarkan hidup terus. Tidak punya berbagai infrastruktur, (tapi) tumbuh kembang dengan baik, mandiri dan kokoh diterpa berbagai tantangan zaman, kita tetap berdaya. Ini kemampuan kita untuk menyinergikan keumatan dan kebangsaan kita," kata politikus yang akrab disapa Gus Muhaimin itu saat membuka Grand Final Gus Muhaimin Festival Al Banjari di Surabaya, Sabtu (3/12/2022).

Wakil Ketua DPR RI ini menyebut, banyak pihak yang cemburu dengan PKB. Padahal, PKB belum sepenuhnya menunjukkan kekuatannya.

"Sebagai kekuatan politik, saya lihat PKB gasnya masih setengah, kita baru 50. Tanya saja Bu Anik (Sekretaris DPW PKB Jatim) ngegas-nya 50, kalau digas lagi bisa 100, ini aja sudah banyak yang cemburu. Ya, sudah nggak usah digas kenceng-kenceng," jelasnya.

"Ini sudah banyak yang cemburu, memfitnah, dan dengki. Itu kekuatan yang harus kita syukuri," sambungnya.

Gus Muhaimin menegaskan, bahwa kader PKB tidak takut dengan tantangan zaman. Dengan kekuatan bersama, ia yakin PKB akan kokoh selamanya.

"Karena itu saya tidak pernah takut tantangan, saya tidak pernah khawatir dengan pujian maupun hinaan. Saya tidak khawatir dengan apa yang disebut fitnah maupun ancaman," katanya.

"Kita tumbuh dan hidup tanpa apapun, berkembang bersama masyarakat, bergerak dan tumbuh bersama sendi-sendi kehidupan masyarkat. Sehingga itulah keabadian yang terus akan menjadikan PKB kokoh ila yaumil qiyamah (kecuali hari kiamat), sampai tantangan apapun yang dihadapi," lanjutnya.

Menurutnya, PKB akan tetap solid dan tidak terbendung meski banyak pihak yang menganggu dan cemburu terhadap partai.

"Bahwa PKB itu diapa-apakan akan tetap kuat tumbuh dan mengakar di seluruh level masyarakat," ujarnya.

"PKB bersama tradisi, PKB bersama kultur, PKB bersama kekuatan masyarakat adalah sesuatu yang tidak bisa dibendung yang akan memperbarui keadaan di masa-masa yang akan datang," tandasnya.

Simak video 'Prabowo-Cak Imin Kalahkan Semua Paslon di Survei Median':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/dte)