Pandangan Gerindra Jatim Soal Politik Identitas Jelang Pemilu 2024

Pandangan Gerindra Jatim Soal Politik Identitas Jelang Pemilu 2024

Faiq Azmi - detikJatim
Sabtu, 26 Nov 2022 19:58 WIB
Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad
Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad. (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur (Jatim) tengah menyiapkan fatwa terkait politik identitas. Fatwa itu masih dalam proses finalisasi.

Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad enggan menanggapi soal fatwa dari MUI Jatim soal politik identitas. Namun, Sadad memiliki pandangan tersendiri soal politik identitas.

"Identitas nggak bisa dihapus. Yang penting ada kesadaran, awareness untuk mengikatkan diri dalam kehidupan kebangsaan. Belajar pada Piagam Madinah, yang dikedepankan adalah islamic values (nilai keislaman)," kata Sadad kepada detikJatim, Sabtu (26/11/2022).

Pria yang akrab disapa Gus Sadad ini menegaskan dalam setiap tahun politik, memang sangat rawan terjadi polarisasi antarkelompok pendukung kandidat satu dengan yang lain.

Baginya, kesadaran berpolitik di masyarakat harus kembali ditingkatkan terutama dalam melihat figur berdasarkan rekam jejaknya, prestasi, hingga yang sudah dilakukan untuk Indonesia.

Wakil Ketua DPRD Jatim ini menyebut perbedaan dalam sebuah pilihan merupakan hal yang sangat wajar. Tinggal bagaimana warga menghormati satu sama lain pilihan masing-masing.

"Heterogenitas pandangan bernegara itu fitrah. Tindakan politik itu pasti didorong latar belakang pandangan ideologis. Indonesia ini adalah sublimasi dari ketegangan identitas ideologi," katanya.

"Dengan kata lain Indonesia menjadi kesepakatan bersama yang lahir karena pertentangan identitas ideologi. Dalam pandangan agama, Indonesia ini adalah mitsaqan ghalizha (perjanjian yang kuat)," pungkas politikus yang masuk Bursa Cagub Jatim 2024 berdasarkan sejumlah survei itu.

Sebelumnya diketahui bahwa MUI Jatim tengah menyiapkan fatwa soal politik identitas. Fatwa ini disiapkan agar tidak terjadi polarisasi di masyarakat pada tahun pemilu yang akan segera datang.

Meski begitu, rencana itu dipertanyakan oleh Wakil Ketua PWNU Jatim KH Abdussalam Shohib. Ulama yang akrab disapa Gus Salam ini mempertanyakan urgensi MUI Jatim yang berencana membuat fatwa terkait politik identitas.



Simak Video "Airlangga: 2024 Hindari Politik Identitas!"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)