Atlet dan Mahasiswa Geruduk Kantor Pemkab Blitar Tagih Bonus Porprov

Atlet dan Mahasiswa Geruduk Kantor Pemkab Blitar Tagih Bonus Porprov

Fima Purwanti - detikJatim
Kamis, 24 Nov 2022 18:03 WIB
Atlet Porprov Kab Blitar menagih janji bonus
Atlet Porprov Kab Blitar menagih janji bonus (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)
Blitar -

Puluhan atlet Kabupaten Blitar bersama mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Revolusionir (FMR) meluruk Pendopo Pemkab setempat. Mereka menagih bonus para atlet peraih medali pada ajang Porprov Jatim 2022 yang tak kunjung diberikan.

Massa menyampaikan aspirasinya di depan Pendopo Ronggo Hadi Negoro tampak membentangkan sejumlah poster bertuliskan tuntutan. Salah satu atlet pencak silat, Hafis yang meraih medali emas mengaku kecewa dengan sikap Pemkab Blitar.

Menurutnya, para yang atlet dijanjikan akan mendapatkan Rp 35 juta apabila memperoleh medali emas dalam kejuaraan Porprov Jatim 2022 tak kunjung dipenuhi.

"Sampai sekarang belum ada cair. Hanya dijanji-janjikan saja. Kemarin katanya sudah ditanyakan kepada Pak Wabup, tapi sampai sekarang juga belum ada kabar," ujar Hafis kepada awak media, Kamis (24/11/2022).

Koordinator Aksi FMR, M Trianto mengatakan para atlet sudah mengharumkan nama Kabupaten Blitar. Khususnya para atlet yang telah membawa pulang medali dalam gelaran Porprov Jatim 2022.

Menurutnya, para atlet telah menerima bonus alias reward sesuai dengan yang dijanjikan oleh kepala daerah atau pejabat daerah. Namun bonus yang dijanjikan cuma isapan jempol belaka.

"Ada juga janji yang akan memberikan bonus dari kantongnya sendiri senilai Rp 3 juta per medali. Tapi sampai saat ini, bonus-bonus yang dijanjikan tak kunjung cair," kata Trianto.

Trianto juga mempertanyakan kenapa Kabupaten Blitar tidak bisa mengalokasikan anggaran untuk bonus atlet Porprov yang besarannya total sekitar Rp 1,5 miliar itu. Padahal APBD Kabupaten Blitar tahun 2022 sekitar Rp 2,3 triliun.

"Kalau seperti ini, banyak atlet yang kecewa dan memilih hijrah ke daerah lain. Ini harusnya menjadi catatan kepada Pemkab Blitar," terang nya.

Usai menyampaikan orasinya, massa ditemui oleh Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso. Mereka melakukan audiensi terkait pemberian bonus atlet peraih medali di ajang Pemprov Jatim 2022.

Rahmat mengaku memang berencana akan memberikan bonus kepada atlet peraih medali dengan uang pribadinya. Yakni sekitar Rp 3 juta per atlet yang mendapat medali. "Kalau saya memang sudah mengatakan akan memberikan bonus dari kantong pribadi. Kalau dari Pemkab Blitar ada ketentuannya sendiri," katanya.

Rahmat menegaskan Pemkab Blitar memiliki aturan dan mekanisme dalam pemberian bonus pada atlet berprestasi. Menurutnya, Pemkab Blitar melalui tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) sepakat akan mencairkan anggaran sekitar Rp 146 juta untuk bonus atlet tersebut.

"KONI mengusulkan sekitar Rp 1,5 miliar, tapi sesuai aturannya hanya bisa cair Rp 146 juta. Makanya dalam audiensi tadi diusulkan bonus diberikan dalam bentuk hibah. Kemungkinan bisa, sehingga akan dibahas lagi lebih lanjut," tandas Rahmat.



Simak Video "Atlet ASEAN Paragames 2022 Dapat Bonus Rp 309 M dari Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)