Sudah Hujan Tapi Proyek Drainase Belum Rampung, Walkot Eri Minta Digarap Siang

Sudah Hujan Tapi Proyek Drainase Belum Rampung, Walkot Eri Minta Digarap Siang

Esti Widiyana - detikJatim
Senin, 03 Okt 2022 20:37 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

Proyek drainase untuk meminimalisir banjir dan genangan di Kota Surabaya masih belum rampung saat hujan sudah turun. Meski begitu, pengerjaan saluran ini tetap dilaksanakan sesuai target bulan November selesai.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan di beberapa tempat sudah terpasang box culvert. Akan tetapi atasnya box culvert belum dipasang, kemudian ditutup tanah dan diaspal.

"Alhamdulillah tadi yang biasanya di Babatan tadi telepon saya "Pak matur nuwun, biasanya 12 tahun banjir, hari ini ga banjir sama sekali pada waktu hujan alirannya keras tapi ga sampai masuk rumah, begitu terang langsung hilang," kata Eri kepada wartawan di Romokalisari, Senin (3/10/2022).

Pada saat hujan turun, Eri meminta lurah, camat, RT/RW memantau wilayahnya masing-masing yang rawan atau langganan banjir. Kemudian dilaporankan langsung ke Eri agar bisa tahu gimana proses penyelesaian dan sebagai evaluasi.

Untuk mempercepat pengerjaan drainase, mengingat sudah Surabaya sudah hujan, Eri mengatakan perlunya menambah tukang, bahan, dan alat. Kemudian juga dikerjakan saat siang hari, bukan lagi malam. Meskipun nantinya akan menimbulkan kemacetan saat siang, tetapi hanya untuk beberapa waktu saja.

"Proyek ini bisa cepat selesai kalau nambah orang dan alat. Kemudian, rata-rata yang mengerjakan kan malam, saya bilang kalau sudah hujan begini ga bisa kerja malam, ya siang," jelasnya.

"Warga Surabaya bilang kenapa harus dikerjakan siang, macet. Milih macet apa milih banjir? Nanti kalau ga dikerjakan, banjir bingung, wayahe awan macet. Tapi kan macet ini maksudnya tertutup hanya beberapa waktu, tidak selamanya, tapi kan dampaknya luar biasa," tambah Eri.

Meski pengerjaan saluran masih berjalan, Eri belum mendapatkan laporan adanya genangan maupun banjir sejak hujan beberapa hari ini. Bahkan di Babatan gang 1 yang langganan banjir selama 12 tahun tidak ada laporan adanya genangan.

"Sejak hujan ini tidak ada laporan genangan. Tadi di Babatan gang 1 bukan banjir, tapi waktu hujan alirannya (air) keras di rumah perkampungan, tapi tidak masuk rumah, setelah itu selesai," tandas Eri.



Simak Video "Kilas Balik Pertempuran 10 November di Tugu Pahlawan Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)