Sejarah Hari Habitat Sedunia yang Dimulai Tahun 1985

Tim detikJatim - detikJatim
Senin, 03 Okt 2022 17:24 WIB
In the hands of trees growing seedlings. Bokeh green Background Female hand holding tree on nature field grass Forest conservation concept
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/sarayut
Surabaya -

Tahukah Anda jika 3 Oktober adalah Hari Habitat Sedunia? Peringatan apakah itu? Simak penjelasannya di sini.

Melansir dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Hari Habitat Sedunia mulanya ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1985. Serta dirayakan pertama kali pada 1986 di Nairobi dengan tema 'Rumah adalah hak saya' (Shelter is my right). Setelah itu, PBB menetapkan peringatan Hari Habitat Sedunia diselenggarakan pada minggu pertama bulan Oktober setiap tahun.

Dikutip dari Laman Taman Nasional Cendrawasih, Hari Habitat Sedunia memiliki tujuan untuk merefleksikan keadaan perkotaan. Serta mengingatkan dunia akan tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlangsungan habitat kita.

Fokus Hari Habitat Sedunia

Awalnya, perhatian PBB pada Hari Habitat Sedunia masih tertuju pada masalah perumahan. Wacana pada saat itu membahas apakah perumahan kata benda (kumpulan rumah) atau kata kerja (merumahkan).

Hal tersebut dibahas karena terkait dengan implikasi yang akan dilaksanakan. Apabila kata benda yang diurus, artinya adalah bagaimana mengadakan rumah. Sedangkan perumahan sebagai kata kerja yang diurus adalah bagaimana merumahkan.

Kemudian, Konferensi PBB tentang Permukiman yang dilaksanakan di Vancouver, Kanada tahun 1976 secara spesifik memusatkan perhatiannya pada permukiman (human settlement). Khususnya untuk negara-negara sedang berkembang.

Direktorat Perumahan, Gedung dan Perencanaan PBB yang berkantor di New York pada tahun 1978 dikembangkan menjadi Program Permukiman PBB (dikenal sebagai UN-Habitat) dan berpusat di Nairobi. Kemudian, UN-Habitat diberi tugas oleh Majelis Umum PBB untuk mempromosikan kota yang stabil secara sosial dan lingkungan dengan tujuan memberikan perlindungan sama bagi semua orang.

Secara ringkas, tugasnya adalah mengurus permukiman dan tidak hanya mengurus rumah saja, tetapi rumah dalam kaitannya dengan sumber penghidupan dan pelayanan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya. Intinya adalah bagaimana caranya agar kualitas kehidupan dapat terus meningkat secara berkelanjutan.

Hari Habitat di Indonesia

Mengutip situs KLHK, di Indonesia, peringatan Hari Habitat Sedunia sudah dilaksanakan sejak era Presiden Soeharto. Tepatnya pada tanggal 2 Oktober 1989.

Peringatan itu bersamaan dengan penyerahan penghargaan dari 'Building and Social Housing Foundation dan pengumuman pemenang lomba Penghijauan Pemukiman Baru, serta lomba Taman Nasional. Pada saat itu, hakekat pembangunan Indonesia yaitu pembangunan manusia dan masyarakat Indonesia seutuhnya.

Dalam perkembangannya, Hari Habitat Sedunia menjadi sebuah agenda rutin setiap tahun yang diinisiasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).



Simak Video "Maling Motor di Surabaya Gentayangan, Nih Buktinya!"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/sun)