Menteri Sosma BEM UB Lecehkan 4 Korban, Berikut Kronologinya

Menteri Sosma BEM UB Lecehkan 4 Korban, Berikut Kronologinya

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 01 Okt 2022 19:56 WIB
ilustrasi pelecehan seksual
Foto: dok. detikcom
Malang -

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang mencopot salah satu pengurusnya. Pencopotan buntut dari empat korban dugaan tindak kekerasan seksual.

Pengurus yang dicopot yakni Kementerian Sosial Masyarakat (Sosma) berinisial ADM. Pencopotan itu diumumkan melalui akun Instagram @em_ubofficial.

Dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh ADM dilaporkan pada tanggal 15 September 2022. Sedangkan korban yang melapor ada empat orang. Dalam akun resmi itu juga disebutkan kronologi kasus tersebut, detikJatim telah mendapatkan izin untuk mengutip.

Korban pertama mendapatkan pelecehan seksual secara berlanjut sejak tanggal 21 Mei 2022 melalui video call, kemudian berlanjut dalam kegiatan Abdi Desa pada 4 Juni 2022 dan 19 Agustus 2022 saat melakukan kegiatan Agustusan.

Sementara korban berdua melaporkan ADM setelah mendapatkan pelecehan seksual secara verbal oleh ADM secara langsung kepada korban di tanggal 26 Maret 2022 dan pelecehan secara virtual saat ADM mengomentari status WhatsApp korban.

Sedangkan korban ketiga melapor telah mendapatkan pelecehan seksual dari ADM didalam forum 7 September 2022. Saat itu ADM secara sengaja diketahui menyibak selendang yang dikenakan korban, sehingga bagian yang harusnya tertutup pun terlihat. Tak hanya itu, ADM pun diketahui melontarkan sejumlah kalimat yang menjurus ke arah pelecehan seksual.

Terakhir, atau korban keempat melaporkan ADM atas perbuatan pelecehan seksual. Pelecehan bahkan dilakukan selama beberapa kali. Sejumlah perkataan dari ADM pun membuat korban ketakutan, karena hal tersebut dirasa oleh korban telah melecehkan secara verbal.

Dalam pengumuman pencopotan itu, pihak BEM Juga menyertakan surat Pemberhentian Secara Tidak Hormat. Surat itu ditanda tangani oleh Menteri Pembinaan Aparatur Organisasi EM UB, Huzdaifah Hafizh Chairi.

"Terkait untuk ini (dugaan tindak kekerasan seksual) ada 4 korban yang sudah speak up. Dan untuk kronologinya bisa dilihat melalui berita acara yang sudah dipublish," kata Hafizh kepada detikJatim, Sabtu (1/10/2022).

Terpisah, Presiden BEM UB, Nurcholis Mahendra mengungkapkan bahwa pihak EM UB dan penyintas atau korban telah sepakat membeberkan kronologi dan sanksi yang sesuai dalam bentuk rilis yang tercantum lengkap di akun resmi EM UB.

Untuk kelanjutan apakah bakal melapor ke pihak kepolisian ia belum bisa memastikan. Karena hal itu merupakan kewenangan korban atau penyintas.

"Tapi tindakan administrasi dan selanjutnya akan kita upayakan. Selanjutnya gimana kita mem-backup, kita juga telah mengadvokasi penyintas sejauh ini," ungkap Nurcholis.



Simak Video "Rex Orange County Dituding Lecehkan Wanita di Taksi dan Rumahnya"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)