Cuaca Buruk, Peserta Surabaya Kite Festival Akan Lanjut Besok

Cuaca Buruk, Peserta Surabaya Kite Festival Akan Lanjut Besok

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Sabtu, 01 Okt 2022 18:27 WIB
Tenda festival layang-layang Surabaya diterjang angin
Tenda festival layang-layang Surabaya diterjang angin (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Belasan tenda roboh akibat hujan disertai angin kencang saat berlangsung Surabaya Kite Festival 2022 di Long Beach Pakuwon City. Bahkan, beberapa peserta mengurungkan niat untuk menerbangkan layang-layang 2 dan 3 dimensi lagi.

Dari pantauan detikJatim, ada beberapa peserta yang tampak meninggalkan lokasi dan layang-layang di dalam tenda usai diguyur hujan dan angin kencang. Panitia kemudian membongkar tenda. Sekitar pukul 15.20 WIB para peserta dan panitia kemudian mengosongkan lokasi.

Salah satu peserta asal Singapura bernama Gadis mengatakan event tersebut merupakan pertama kalinya baginya. Namun, ia merasa tak bisa tampil maksimal karena faktor cuaca, yakni angin kencang dan hujan.

"Saya datang ke sini 2 orang. Ini tadi tidak saya terbangkan," kata Gadis saat ditemui di lokasi, Sabtu (1/10/2022).

Sebelum meninggalkan lokasi, ia tampak melipat layang-layang 3 dimensinya. Hal senada disampaikan oleh Jarot, peserta asal Cilacap, Jawa Barat. Ia terpaksa menurunkan layang-layang 3 dimensi miliknya yang baru terbang 10 menit.

Jarot mengaku telah merakit layang-layang itu bersama rekannya sejak pagi. Namun, angin kencang dan hujan hari ini, mengakibatkan layang-layangnya tak bisa terbang lebih lama. "Anginnya terlalu besar," ujarnya.

Meski begitu, ia berharap penampilan hari ini bakal terbayar besok. Mengingat, Minggu (2/10/2022) besok adalah hari terakhir.

Sebelumnya, perayaan internasional layang-layang, Surabaya Kite Festival 2022 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) di Long Beach Area Selatan, Pakuwon City, Kota Surabaya molor. Bahkan, mengalami beberapa kendala akibat cuaca buruk, yakni angin kencang.



Simak Video "Jalan Paccerakang Makassar Banjir, Polisi Evakuasi Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)