Kampung Mati di Ponorogo yang Ironisnya Kini Jadi Tempat Pembuangan Sampah

Kampung Mati di Ponorogo yang Ironisnya Kini Jadi Tempat Pembuangan Sampah

Charolin Pebrianti - detikJatim
Sabtu, 01 Okt 2022 13:57 WIB
Kampung mati di Ponorogo
Kondisi kampung mati yang menjadi tempat pembuangan sampah (Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim)
Ponorogo -

Dusun Sumbulan, Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Ponorogo ditinggal penghuninya hingga menjadi kampung mati. Dusun ini pun perlahan mulai berubah. Bukan berubah ke arah yang lebih baik, namun ada sebagian warga yang sengaja membuang sampah di kawasan ini.

detikjatim pernah menyambangi kampung ini pada tahun 2021. Saat berkunjung ke sana, belum tampak tumpukan sampah. Namun saat kembali ke sana pada tahun 2022, tampak tumpukan sampah menggunung di sisi selatan jalan, atau sekitar 100 meter dari masjid Al Murtadho, masjid yang diperkirakan dibangun tahun 1850-an.

Bau busuk pun menyeruak, bekas pembakaran sampah juga merembet ke pepohonan sekitar. Bahkan, ada dua pohon sawo yang mati akibat terbakar.

"Saya harap dari Pemdes Plalangan ada imbauan atau larangan atau menegur orang yang membuang sampah di Sumbulan," tutur salah satu mantan warga Sumbulan, Sumarno (62) kepada detikJatim, Sabtu (1/10/2022).

Kampung mati di PonorogoSumarno, mantan warga penghuni kampung mati di Ponorogo Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim

Sumarno sebenarnya geram dengan orang-orang yang membuang sampah di Sumbulan. Namun, dia tidak bisa berbuat banyak.

"Kalau yang menegur saya, hanya akan jadi pertengkaran. Tapi kalau pemdes atau pemda yang memberikan larangan, mungkin bisa dipatuhi," terang Sumarno.

Apalagi, tanah yang dibuangi sampah tersebut merupakan tanah warisan Mbah Salamun, ayah Sumarno. Tanpa adanya permisi terlebih dahulu, ada warga yang dengan sengaja membuang sampah di lokasi Sumbulan.

"Padahal saya sering ke masjid sana, karena peninggalan kakek buyut saya mbah Ali Murtadho, saya rawat semampu saya, tapi kok ya ada orang yang buang sampah di sana. Saya prihatin," ujar Sumarno.

Menurut Sumarno, kawasan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai bumi perkemahan. Sebab, lokasinya yang berada di tengah areal persawahan dan kawasannya rindang karena banyak pepohonan.

"Saya ikut saja nanti Sumbulan mau jadi apa, ikut rencana Allah SWT saja. Tapi saya pribadi ingin lokasi tersebut jadi tempat perkemahan," pungkas Sumarno.



Simak Video "Menilik Kawasan Sumbulan, Kampung Mati di Ponorogo"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/iwd)