Gaduh Politisi Bisa Jadi Bos BI, Wapres: Yang Penting Jangan Sampai Merusak

Gaduh Politisi Bisa Jadi Bos BI, Wapres: Yang Penting Jangan Sampai Merusak

Tim detikJatim - detikJatim
Jumat, 30 Sep 2022 15:15 WIB
Wapres Maruf Amin di Sidoarjo
Wapres RI Ma'ruf Amin saat kunjungan kerja di Sidoarjo (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Wakil Presiden (Wapres) RI KH Ma'ruf Amin memberikan respons soal anggota partai politik diusulkan menjadi anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal ini akan terwujud saat rancangan Undang-undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) disahkan.

Kiai Ma'ruf mengingatkan, hal ini jangan sampai mencederai kepercayaan masyarakat pada BI. Ia menyebut, hal-hal yang sudah baik, jangan sampai berubah menjadi sebaliknya.

"Jangan sampai kita itu hal yang sudah baik, dibuat menjadi tidak baik," tegas Kiai Ma'ruf saat menghadiri Napak Tilas dan Peringatan Harlah ke -67 Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi) di Sidoarjo, Jumat (30/9/2022).

Tak hanya itu, Kiai Ma'ruf juga tak ingin usulan ini bisa merusak independensi BI. Ia ingin muruah BI tetap terjaga. Apalagi selama ini, BI telah mendapat kepercayaan masyarakat hingga dunia internasional.

"Yang penting kita begini, jangan sampai mengurangi kepercayaan masyarakat nasional maupun internasional. Itu saya kira. Karena dulu kan kita buat seperti ini untuk memberikan kepercayaan pada kita, pada lembaga, yang memang dia harus independen. Nah, kita ikuti, yang penting jangan sampai merusak itu," jelas Ma'ruf.

Kendati demikian, Ma'ruf menyebut, akan mengikuti setiap perkembangan dalam pengesahan RUU PPSK ini.

"Kita ikuti saja perkembangannya. Ya, kita lihat saja ini kan nanti kita ikuti coba bagaimana nanti pembicaraan lanjut di DPR. DPR seperti apa dan nanti dialognya dengan pemerintah seperti apa," pungkasnya.



Simak Video "Ma'ruf Amin: Beda Capres Tak Masalah, Lakum Capresukum Walana Capresuna"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/dte)