Ibu-ibu PKK di Banyuwangi Sulap Daun Kelor jadi Roti Manis

Ibu-ibu PKK di Banyuwangi Sulap Daun Kelor jadi Roti Manis

Ardian Fanani - detikJatim
Jumat, 30 Sep 2022 01:01 WIB
ibu pkk di banyuwangi ubah daun kelor jadi roti manis
Pelatihan ibu-ibu PKK Desa Tambong ubah daun kelor jadi roti manis (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Ibu-ibu PKK di Desa Tambong, Kecamatan Kabat, Banyuwangi menyulap daun kelor menjadi roti manis. Hal ini dilakukan untuk memanfaatkan daun kelor yang melimpah di sekitar wilayah Desa. Mereka pun berencana membuat produk ini lebih bermanfaat bagi perekonomian warga sekitar.

Muslikhah (35) warga setempat mengatakan, pembuatan roti manis dari daun kelor ini sangat mudah. Selain hanya dengan mencampur bahan roti dengan kelor, pembuatan roti manis yang sederhana juga bermanfaat bagi kesehatan.

"Hanya dicampur dan kemudian menjadi pewarna. Buatnya pun gampang sebenarnya," ujarnya dalam pelatihan pengolahan daun kelor menjadi kuliner nikmat oleh beberapa dosen Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) di Balai Desa Tambong, Kamis (29/9/2022).

Pelatihan ini diawali dengan penyajian materi, pemberian buku saku resep, demonstrasi pembuatan roti dan sesi tanya jawab.

Para dosen juga memberikan buku saku dengan tujuan agar resep yang ada di dalamnya dapat dibaca kembali dan dipraktikkan sendiri di rumah.

"Buku saku yang dibagikan berisi berbagai resep kue yang divariasi dengan inovasi penggunaan tanaman yang memiliki gizi tinggi dan dapat diperoleh di lingkungan sekitar," ujar salah satu dosen Poliwangi, Rudi Tri Handoko.

Rudi Tri Handoko mengatakan, Desa Tambong memiliki tanaman kelor yang melimpah. Namun belum dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

Padahal, kata dia, kandungan daun kelor kaya akan nutrisi seperti kalsium dan mineral seperti tembaga, besi, seng (zinc), magnesium, silika dan mangan.

Daun kelor juga dipercaya dapat menjaga daya tahan tubuh, melancarkan produksi ASI, mengontrol kadar gula darah, hingga meningkatkan kesehatan jantung.

"Pelatihan yang kami berikan adalah pengolahan roti manis berbahan dasar daun kelor pada masyarakat, agar nantinya bisa dijadikan sebagai kuliner khas di Desa Tambong," ujarnya.

Rudi mengatakan, kegiatan pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan oleh ibu-ibu PKK agar mereka dapat ikut serta dalam usaha pengembangan desa, terutama dalam hal pembuatan kuliner khas.

"Pemilihan bahan kelor ini pun berdasarkan dari analisis lokasi di Desa Tambong. Desa ini memiliki tanaman kelor yang melimpah, sehingga warga dapat dengan mudah mendapatkan bahan tersebut," pungkasnya.



Simak Video "Pilu Korban Banjir di Banyuwangi, Rumah Rata Disapu Air Bah"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)