7 Fakta Menyayat Ibu Selamatkan Anak Saat Kebakaran Berujung Tewas Terpanggang

7 Fakta Menyayat Ibu Selamatkan Anak Saat Kebakaran Berujung Tewas Terpanggang

Tim detikJatim - detikJatim
Kamis, 29 Sep 2022 09:03 WIB
kebakaran rumah di lamongan tewaskan ibu dan anak
Rumah yang terbakar hingga tewaskan ibu dan anak di Lamongan (Foto: Dok. Polsek Paciran)
Lamongan -

Seorang ibu rela melakukan apapun demi menyelamatkan anaknya, meski harus berkorban nyawa. Hal ini yang dilakukan ibu di Dusun Dengok, Desa Kandang Semangkon, Kecamatan Paciran, Lamongan. Ia rela menerobos panasnya api demi menyelamatkan sang buah hati.

Ibu tersebut yakni Hanis Sri Lestari. Ia rela masuk kembali ke rumahnya yang tengah kebakaran demi menyelamatkan anaknya, Naja Oktavia yang masih duduk di bangku kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI). Namun, kisah heroik sang ibu ini berakhir nahas. Keduanya tewas terpanggang hingga kejatuhan atap bangunan yang ambruk saat kebakaran.

detikJatim menghimpun sederet fakta yang menyayat hati ini, simak ya:

1. Ibu Sempat Berteriak Minta Tolong

Kebakaran ini tak hanya menewaskan ibu dan anak. Namun, dua rumah juga ludes terbakar dalam peristiwa ini. Minatus Sholihah (30), tetangga korban menuturkan, peristiwa kebakaran itu terjadi pada Rabu (28/9) dini hari kala korban tengah terlelap sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, warga memang mendengar teriakan minta tolong.

"Pukul 02.00 WIB itu apinya sudah besar. Terus Bu Hanis itu keluar teriak-teriak minta tolong," tutur Sholihah kepada detikJatim, Rabu (28/9/2022).

2. Sempat Masuk Kembali ke Rumah

Menurut Sholihah, saat keluar dan berteriak minta tolong itu, Hanis ternyata masuk ke dalam rumah lagi yang telah dikuasai api. Ia nekat masuk karena teringat anaknya masih tertidur di dalam rumah.

Nahas, saat masuk rumah, anak dan ibu itu tertimpa atap yang ambruk. Atap itu ambruk karena besarnya api yang membakar. Api yang semakin membesar itu juga membuat warga akhirnya perlahan mundur.

"Setelah minta tolong itu masuk lagi, teringat anaknya yang masih tidur di dalam rumah. Pas tertimpanya mungkin sekitar pukul 03.00 WIB," ujar Sholihah.

3. Api Diduga dari Kompor yang Lupa Dimatikan

Para tetangga korban menduga kebakaran itu disebabkan karena Hanis tengah memasak, namun ditinggal tidur. "Katanya adang (masak nasi) terus ketiduran," kata Sholihah.

Ada juga yang menyebut kebakaran disebabkan korsleting listrik. Namun menurut tetangga bahwa api berasal dari bawah bukan atap rumah.

"Ada yang bilang listrik, tapi logikanya kalau dari listrik ya di atas sumber apinya. Lha ini dari bawah munculnya," jelas Sholihah.

Cerita penghuni rumah lainnya saat terjadi kebakaran. Baca di halaman selanjutnya!