Kakek di Ngawi Bacok Istri Lalu Gantung Diri gegara Ditolak Bercinta

Kakek di Ngawi Bacok Istri Lalu Gantung Diri gegara Ditolak Bercinta

Sugeng Harianto - detikJatim
Selasa, 27 Sep 2022 13:05 WIB
Polisi olah TKP kakek gantung diri
Polisi olah TKP kasus kakek bacok istri lalu gantung diri (Dok. Reskrim Polres Ngawi)
Ngawi -

S (61), kakek di Ngawi nekat membacok istrinya lalu mengakhiri hidup dengan gantung diri. Polisi mengungkapkan motif kakek tersebut berbuat nekat.

"Jadi dari keterangan saksi korban pembacokan mengatakan jika dia menolak diajak berhubungan intim," ujar Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Agung Joko Haryono saat dikonfirmasi detikJatim, Selasa (27/9/2022).

Permintaan korban tersebut, kata Agung, disampaikan kepada istrinya pada Minggu malam menjelang Senin dini hari (25/9). Saat itu sekitar pukul 23.00 WIB korban yang awalnya menonton TV di ruang tamu menyusul istri tidur di kamar.

"Saat itu sekitar pukul 23.00 WIB sang kakek usai nonton tv di ruang tamu dan masuk menyusul istri tidur di kamar. Selanjutnya, korban meminta istri agar melayani hasratnya," kata Agung.

Agung mengatakan sang istri menolak lantaran sedang tidur menemani cucunya. Spontan kakek Samin marah dan mengambil sabit lalu membacok ke muka istri.

"Si kakek ini kalap mengambil sabit saat permintaannya ditolak istri untuk bercinta beruntung istri bisa menangkis meski sempat kena muka dan tangan," terang Agung.

Usai membacok istrinya, tanpa ada yang mengetahui si kakek berbuat nekat dengan menggantung dirinya sendiri hingga tewas di dapur rumahnya.

Agung menambahkan, saat ini korban pembacokan langsung dilarikan ke Puskesmas Paron. Namun karena kondisinya telah membaik korban kini rawat jalan. "Korban pembacokan sudah dipulangkan dari Puskesmas Paron," tandasnya.

Sebelumnya, kakek di Ngawi ditemukan tewas gantung diri. Korban nekat mengakhiri hidupnya setelah membacok istrinya hingga kritis.

Korban berinisial S (61), sedangkan istrinya K ((61). Keduanya merupakan warga Dusun Bungur, Desa Gelung, Kecamatan Paron, Ngawi.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.



Simak Video "Heboh Pria Diduga Bunuh Diri Ditemukan Tergeletak di Tol Japek"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)