2 Santri Kota Probolinggo Diduga Mabuk, Seorang Tewas Tercebur Mata Air

M. Rofiq - detikJatim
Sabtu, 24 Sep 2022 21:34 WIB
Santri Probolinggo tewas tercebur mata air
Mata Air Sumber Adi, Probolinggo, lokasi terceburnya santri. (Foto: M. Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Seorang santri salah satu ponpes di Kota Probolinggo tewas tercebur mata air Sumber Ardi, Kecamatan Wonoasih. Korban diduga mabuk usai menenggak minuman keras.

Diketahui korban yang masih berusia 10 tahun itu berinisial FA, warga Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. FA sempat sempat dilarikan ke Puskesmas Wonoasih, namun nyawanya tak tertolong.

Jenazah kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo untuk divisum. Sementara, seorang santri lain berinisial GL, warga Jrebeng Lor, Kota Probolinggo, yang merupakan teman korban juga dilarikan ke IGD RSU dr Mohamad Saleh. Santri tersebut tidak sadarkan diri, karena diduga ikut mabuk.

Dari keterangan Slamet, saksi di lokasi kejadian, 2 santri itu diduga minum minuman keras. Korban FA yang berjalan sempoyongan tercebur ke mata air Sumber Adi. Sedangkan GL tergeletak di gazebo dekat mata air.

"Korban datang berdua, sepertinya habis minum minuman keras, karena teman korban tergeletak di gazebo dekat kolam (mata air). Korban kemungkinan kecebur karena mabuk, akhirnya tenggelam" ujar Slamet, Sabtu (24/9/2022).

Saksi lainnya, Supriadi menyebutkan, korban FA ditemukan dalam kondisi mengambang.

"Korban ditemukan sudah memgambang, oleh warga dilarikan ke puskesmas. Saat diperiksa korban sudah tidak bernyawa," ucap Supriadi.

Sementara itu, Kapolsek Wonoasih Kompol Sumardjo mengungkapkan, timnya langsung bergerak ke TKP usai mendapat laporan dari masyarakat. Mereka juga sudah meminta keterangan beberapa saksi. Kasus ini masih ditangani Polsek Wonoasih dengan di-back up Sat Reskrim Polres Probolinggo Kota.



Simak Video "Greenpeace Soal Penghadangan Aktivis: Mencederai Demokrasi!"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/dte)