Kabar Reproduksi

Apa yang Akan Terjadi Bila Pasangan Terlalu Sering Bercinta?

Tim detikHealth - detikJatim
Rabu, 14 Sep 2022 04:03 WIB
Closeup side view of late 20s couple kissing in bed which probably leads to some love making. They are both still wearing pajamas and everything is decent.
Ilustrasi. (Foto: Istock)
Surabaya -

Bukan berarti kehidupan seks yang sehat terjadi saat pasangan sering berhubungan intim atau dengan durasi yang lama. Ada dampak yang akan dirasakan bila terlalu sering bercinta meski ada cara mengatasinya.

Sebuah penelitian menemukan bahwa rata-rata orang dewasa melakukan aktivitas seksualnya sebanyak 54 kali dalam setiap tahunnya.

Praktiknya, ada sejumlah pasangan yang merasa cukup melakukan seks seminggu sekali. Tapi ada juga pasangan yang menyukai bercinta lebih dari tiga kali dalam sepekan.

Kedua hal ini tergantung kepada kemampuan pasangan. Penelitian itu menyebutkan bahwa seks yang sehat memiliki keseimbangan antara kualitas dan kuantitas.

Hanya saja, bercinta secara berlebihan atau terlalu sering tidak jarang akan sedikit merugikan.

Seperti dilansir dari detikHealth mengutip Pulse, Selasa (13/9/2022), ini yang akan dirasakan bila pasangan terlalu sering berhubungan seks.

1. Rasa sakit saat seks

Bercinta adalah aktivitas yang paling menyenangkan bagi pasangan, namun jika dilakukan secara berlebihan akan menyebabkan rasa sakit di daerah penis atau vagina.

Rasa sakit ini umumnya akan dirasakan sesekali, tetapi jika merasakan sakit ini dalam waktu yang lama, tandanya ada masalah yang terjadi pada 'alat vital'.

2. Vagina Kering

Vagina yang kering bisa menjadi gejala awal dari sesi seks yang terlalu lama. Pelumas alami pada vagina akan memburuk hingga menyebabkan rasa sakit dan kekeringan saat bergesekan.

Rasa terbakar dan cara untuk mengatasinya. Baca di halaman selanjutnya.