600 Personel Termasuk Brimob Amankan Pilkades Serentak di Mojokerto

600 Personel Termasuk Brimob Amankan Pilkades Serentak di Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Selasa, 13 Sep 2022 02:31 WIB
Apel pergeseran pasukan untuk pengamanan Pilkades serentak 14 September 2022.
Apel pergeseran pasukan untuk pengamanan Pilkades serentak 14 September 2022. (Foto: Istimewa/Dok Polres Mojokerto Kota)
Mojokerto -

Sebanyak 643 pasukan gabungan polisi, TNI, Satpol PP dan Linmas dikerahkan untuk menjaga keamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Ratusan personel itu sudah termasuk bantuan dari Satbrimob Polda Jatim.

Apel pergeseran pasukan untuk pengamanan Pilkades serentak 14 September 2022 digelar di Lapangan Mahapatih Gajah Mada, Polres Mojokerto Kota. Apel ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Mojokerto.

Turut hadir Wabup Mojokerto Muhammad Al Barraa, Dandim 0815 Letkol Inf Beni Asman, Kajari Gaos Wicaksono, Ketua Pengadilan Negeri Sarudi, Ketua DPRD Ayni Zuroh, serta Kepala Satpol PP Noerhono.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Wiwit Adisatria mengatakan total pasukan yang dikerahkan untuk menjaga keamanan Pilkades serentak di wilayah hukumnya sebanyak 643 personel. Terdiri dari 305 personel Polres Mojokerto Kota, 30 dari Satbrimob Polda Jatim, 110 TNI, 10 Satpol PP, serta 188 Linmas.

"Pada H-1 besok, dipimpin Bupati Mojokerto bersama Forkopimda, kami akan laksanakan patroli menggunakan sepeda motor ke lokasi desa. Tentunya sebagai penyemangat bagi kesiapan pasukan yang akan melaksanakan pengaman Pilkades serentak," terang Wiwit kepada wartawan di lokasi apel, Senin (12/9/2022).

Wiwit menjelaskan, pihaknya membagi tugas 305 personel Polres Mojokerto Kota untuk mengamankan Pilkades serentak 14 September nanti. Sebanyak 18 personel sebagai pejabat operasi, 94 personel menjaga TPS, 6 pemenwas dan padalwil, 78 kompi dalmas, 80 siaga balai desa, 6 satgas lidik, 4 satgas preemtif, 9 satgas gakkum, serta 10 satgas banops.

Pilkades serentak 14 September digelar 41 desa di Kabupaten Mojokerto. Namun, hanya 8 desa yang masuk wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Yaitu Desa Gunungan di Kecamatan Dawarblandong, Desa Canggu, Ngabar, Jetis dan Lakardowo di Kecamatan Jetis, serta Desa Sidoharjo, Batankrajan dan Pagerejo di Kecamatan Gedeg.

Total terdapat 67 TPS untuk pemungutan suara Pilakdes serentak 14 September nanti di 8 desa tersebut. Terdiri dari 47 TPS kategori kurang rawan, 13 TPS rawan dan 7 TPS sangat rawan.

"Potensi kerawanan di masing-masing TPS sudah kami petakan. Sehingga pola pengamanan di masing-masing TPS itu kami sesuaikan dengan potensi kerawanan yang ada. Kami tidak under estimate, berusaha mengamankan yang terbaik," jelasnya.

Dari 67 TPS yang ada, 42 di antaranya berada di Kecamatan Jetis. Dengan rincian 29 TPS kurang rawan, 8 TPS rawan dan 5 TPS sangat rawan. Di Kecamatan Gedeg terdapat 20 TPS yang terdiri dari 18 TPS kurang rawan dan 2 TPS sangat rawan.

Sedangkan di Kecamatan Dawarblandong hanya 5 TPS yang semuanya kategori rawan. Penjagaan di masing-masing TPS kategori kurang rawan menggunakan pola 1 polisi dan 2 hansip. Sedangkan setiap TPS kategori rawan bakal dijaga 2 polisi dan 4 hansip.

"Untuk TPS kategori sangat rawan, masing-masing TPS akan dijaga 3 polisi dan 6 linmas," tandas Wiwit.



Simak Video "Duduk Bareng Jokowi, Petani Tebu di Mojokerto Curhat soal Harga Pupuk"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)