Dear Warga Surabaya, Waspada Penyakit yang Rentan Menyerang saat Pancaroba

Dear Warga Surabaya, Waspada Penyakit yang Rentan Menyerang saat Pancaroba

esti widiyana - detikJatim
Kamis, 08 Sep 2022 17:12 WIB
Ilustrasi Sakit Flu
Ilustrasi flu. (Foto: shutterstock)
Surabaya -

Warga Surabaya perlu mewaspadai beberapa penyakit yang bisa menyerang seiring dengan cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini. Peralihan musim alias pancaroba biasanya memang menguji daya tahan tubuh untuk beradaptasi.

Wakil Dekan III FK Unair, Dr dr Sulistiawati MKes memberikan penjelasan terkait penyakit yang kerap menyerang karena perubahan cuaca. Faktor kelembaban bisa memicu mikroorganisme berkembang biak yang lantas menyebabkan infeksi saluran pernapasan.

"Kalau hujan, suhu dan kelembaban akan meningkat. Maka flu bisa terjadi karena kaitannya dengan kondisi lingkungan yang men-support kembang biak mikroorganisme," kata dr Sulis kepada detikJatim, Kamis (8/9/2022).

Menurut dr Sulis, perubahan cuaca bisa membuat virus maupun kuman bertahan hidup lebih lama. Selain flu, penyakit yang sering melanda saat udara lembab adalah batuk hingga saluran pernapasan.

"Hujan tinggi, kelembaban tinggi agak dingin suhunya. Batuk pilek, saluran pernapasan bisa naik (angkanya). Itu yang berkaitan dengan cuaca. Kalau ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) itu kayaknya hampir sepanjang musim ada, suhu kelembaban tinggi, suhu dingin rendah, curah hujan tnggi atau polusi debu. Sepuluh penyakit terbanyak nomor satu biasanya ISPA," jelasnya.

Selain itu, masyarakat Surabaya juga tetap perlu mewaspadai Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD tetap bisa menyerang dalam kondisi cuaca apapun. Tergantung nyamuk menemukan genangan air untuk bertelur atau tidak.

dr Sulis membagikan tips-tips agar kondisi tubuh tetap fit di tengah cuaca yang tak menentu. Salah satunya adalah memperhatikan makanan.

"Respons imunitas faktornya bukan hanya makanan saja. Makanan harus aman, higienis, gizi seimbang. Komposisi seimbang mulai protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral," ujarnya.

Selain menjaga makanan dan minuman, penting untuk menjaga kesehatan pikiran. Caranya dengan istirahat yang cukup.

"Kondisi tubuh, metabolisme tubuh bisa berpengaruh. Cuaca bisa adaptasi yang penting daya tahan tubuh, istirahat cukup, makanan. Olahraga juga perlu, istirahat cukup, harus imbang," pesan dr Sulis.



Simak Video "Kasus PMK di Indonesia Menurun, Satgas Imbau Tetap Waspada"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/dte)