Senangnya Tukang Pentol Masuk Grahadi Setelah Buat Gubernur Terenyuh

Senangnya Tukang Pentol Masuk Grahadi Setelah Buat Gubernur Terenyuh

Faiq Azmi - detikJatim
Sabtu, 20 Agu 2022 21:37 WIB
Khofifah Gubernur Jatim saat berfoto bersama warga dan anak-anak yang diundang di Grahadi
Tukang pentol yang diundang ke Grahadi dan dapat hadiah dari Gubernur Khofifah/(Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

Seorang penjual pentol keliling di Surabaya dapat hadiah dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Ia mendapat hadiah setelah terpotret dalam posisi hormat saat Upacara Kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi Rabu (17/8).

Muafi, penjual pentol keliling asal Sampang itu tidak menyangka dirinya akan dipanggil Khofifah. Rabu (17/8) siang itu, nalurinya sebagai seorang penjual pentol keliling terpanggil untuk menjajakan dagangan di depan Grahadi.

Apalagi, di dalam Grahadi ada sebuah acara yang didatangi banyak orang. Bagi Muafi, di situlah momen bagi dagangannya agar dibeli warga.

"Kemarin pas kebetulan jualan di luar Grahadi dan ada upacara, ya, ikut. Pas bendera naik saya hormat, kekaguman saya buat Indonesia," kata Muafi di Grahadi, Sabtu (20/8/2022), usai mendapat hadiah dari Gubernur.

Bagi Muafi, berjualan di sekitar Grahadi sudah biasa. Dirinya membawa gerobak pentol berkeliling di kawasan pusat Kota Surabaya. Tak hanya Grahadi, tapi juga Taman Apsari, Balai Kota, hingga Taman Bungkul.

Muafi sebenarnya tidak memiliki akun Instagram. Namun, dirinya diberi tahu oleh temannya bahwa Gubernur Jatim Khofifah mem-posting wajah Muafi yang dilingkari dan diundang datang ke Grahadi hari ini.

Meski sudah bertahun-tahun melintas di kawasan Gubernur Suryo, ternyata Muafi belum pernah menginjakkan kakinya di dalam Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Khofifah Gubernur Jatim saat berfoto bersama warga dan anak-anak yang diundang di GrahadiKhofifah Gubernur Jatim saat berfoto bersama warga dan anak-anak yang diundang di Grahadi. (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)

"Saya enggak pernah masuk sini, luar biasa senang diundang Bu Khofifah. Saya dapat hadiah. Senang. Alhamdulillah sudah diundang ke sini," katanya ketika ditanya wartawan.

Muafi berharap, ke depan Gubernur Khofifah lebih sering mengundang warga ke Grahadi. Baginya, seorang pemimpin harus seperti Khofifah, mau berbaur dengan rakyat.

"Mudah-mudahan gubernur diberi kemudahan bekerja dan sehat selalu, dan dekat dengan rakyat selalu," imbuhnya.

Dalam momen ini, tak hanya Muafi yang diundang ke Grahadi. Khofifah juga mengundang banyak orang tua beserta anak-anaknya yang terpotret sedang dalam posisi hormat.

Di kesempatan itu, Khofifah juga mengajak anak-anak dan orang tuanya menyusuri Kalimas menaiki wisata perahu, mengajak serta cucunya, Aisyah Nabila. Suasana pun terasa begitu hangat dan akrab antara orang nomor satu di Jatim tersebut dengan warganya.

Khofifah menyampaikan rasa bangganya kepada generasi penerus bangsa, yakni anak-anak itu. Sebab, sejak dini rasa nasionalisme mereka telah terbangun dengan baik. Dipupuk dalam diri anak-anak Jatim.

"Saya sebetulnya terenyuh. Dari foto-foto yang dikirim ke saya, ternyata antusiasme masyarakat ini besar sekali," ungkapnya.

Meski sebenarnya mereka tidak mendapatkan undangan karena kuota telah penuh, para orang tua bersama putra-putri mereka tetap rela mengikuti upacara dengan khidmat dari luar halaman Grahadi. Anak-anak pun terlihat memberikan hormat dengan khidmat begitu Sang Saka Merah Putih dikibarkan.

Khofifah mengatakan, dari upacara tempo hari putra-putri Jatim yang masih berusia balita hingga 7 tahun itu sangat mencintai negeri ini.

"Meskipun tidak bisa masuk halaman dalam Grahadi, ternyata mereka tetap semangat mengikuti dari luar Grahadi. Saya terenyuh, anak-anak ini tetap hormat dan begitu mencintai negeri ini," katanya. "Karena itu foto-fotonya saya lingkari dan saya undang ke sini."

Khofifah memberikan acungan jempol kepada anak-anak yang sedari kecil memiliki jiwa nasionalisme begitu besar. Bangunan nasionalisme yang luar biasa itu menurut Khofifah merupakan bentuk optimisme bahwa Jatim di masa depan dapat bangkit dan pulih sepenuhnya.

Kesempatan ini, kata dia, juga menjadi momen untuk berbagi bahagia dan apresiasi atas semangat putra-putri bangsa.

"Saya rasa ini bisa menjadi momen untuk saling berbagi bahagia atas bangunan nasionalisme yang luar biasa dari anak-anak. Saya rasa mereka hormat belum tentu atas instruksi orang tua tapi karena cintanya pada Indonesia," sebut Khofifah.

Ia pun tak lupa memberikan apresiasi kepada para orang tua yang telah menanamkan rasa cinta tanah air pada anak mereka. Salah satunya dengan cara mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI sedari kecil.

"Terima kasih kepada para orang tua yang telah mengajak putra-putrinya untuk mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi. Mohon maaf jika tidak bisa mengikuti upacara di halaman dalam karena keterbatasan kapasitas tempat," tuturnya.

Buat foto yang tidak dilingkari tetap dapat hadiah, lho. Baca di halaman selanjutnya.