Lelang Pembangunan Flyover Aloha Sidoarjo Dimulai 25 Agustus

Suparno - detikJatim
Jumat, 19 Agu 2022 21:24 WIB
Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor menandatangani kesepakatan pembangunan flyover Aloha dengan Kepala BBPJN Jatim-Bali
Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor menandatangani kesepakatan pembangunan flyover Aloha dengan Kepala BBPJN Jatim-Bali. (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Mega proyek pembangunan flyover Aloha, Gedangan sudah memasuki tahap lelang. Mei lalu izin pemanfaatan lahan flyover Aloha dari Mabes AL sudah dikantongi.

Kini proyek strategis nasional tersebut sudah dalam progres persiapan dilelang. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali sebagai penyelenggara infrastruktur jalan dan jembatan tinggal melakukan pembangunannya.

Jumat, (19/8), Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menandatangani nota kesepakatan pembangunan flyover Aloha dengan Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali Apri Artoto di pendopo Delta Wibawa.

Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor itu mengaku senang dengan progres pembangunan flyover Aloha. Karena mulai 25 Agustus 2022 sudah dimulai proses lelang.

Selanjutnya dilakukan penandatangan kontrak pekerjaan pada November 2022 depan. Flyover Aloha dengan panjang 858 m tersebut akan dikerjakan selama 18 bulan ke depan atau 540 hari kalender masa pelaksanaan proyek sejak penandatangan kontrak.

"Proses pembangunannya (flyover Aloha) 18 bulan atau sejak penandatangan kontrak pembangunannya," ujar Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor mengatakan Pemkab Sidoarjo akan mempersiapkan pendukungnya demi kelancaran pembangunan jalan layang Aloha. Salah satunya mendorong percepatan pembangunan frontage road Waru-Buduran. Selain itu penyelesaian pelebaran jalan pertigaan Bangah-Aloha.

Dengan adanya dua lajur baru tersebut diharapkan kemacetan yang diakibatkan pembangunan flyover Aloha bisa diminimalisir.

"Kami sudah siapkan pendukung-pendukungnya termasuk juga pengalihan arus lalu lintas," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali Apri Artoto tegas mengatakan rencana pembanguna fly over Aloha sudah tidak ada kendala yang berarti. Desain pembangunannya pun sudah tuntas dibuat.

Selain itu dana pembangunannya pun sudah turun. Tinggal tender pengerjaannya yang dimulai bulan ini. Bila tidak ada kendala, ia memperkirakan bulan November sudah dilakukan penandatangan kontrak kerja oleh pemenang tender.

"Kalau semua berjalan lancar akan bertanda tangan kontrak di awal November, insyallah kalau tanda tangan kontrak di awal November, pekerjaan flyover ini akan selesai di semester I 2024. Insyaallah di bulan April," ujarnya.

Apri menjelaskan pembangunan flyover Aloha menggunakan skema multi years contract. Anggaran yang dikeluarkan sekitar Rp 350 miliar dengan dua lajur satu arah. Lajur pertama dari Sidoarjo ke Juanda, sedangkan lajur kedua dari Juanda ke Surabaya.

Ada pun lebar jembatan itu mencapai 9 meter dengan lebar jalan 7 meter. Pembangunan flyover Aloha sendiri untuk mengakomodir transportasi ke arah Juanda. Diperkirakan pada awal tahun depan sudah dimulai pengerjaannya.

"Biasanya kan setelah penandatangan kontrak masih butuh persiapan-persiapan, perkiraan kami awal tahun depan sudah mulai pengerjaan fisiknya," ucapnya.



Simak Video "Kobaran Api Melahap Pabrik Cat di Sidoarjo, Terdengar Ledakan Keras"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)