Bupati Ipuk Akan Bentuk BNNK Banyuwangi

Ardian Fanani - detikJatim
Selasa, 16 Agu 2022 14:57 WIB
BNNK Banyuwangi Segera Terwujud
Bupati Ipuk (Foto: Ardian Fanani/detikJatim)
Banyuwangi -

Keinginan masyarakat Banyuwangi segera memiliki lembaga penanganan penyalahgunaan narkoba, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) tampaknya segera terwujud. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani juga mendukung penuh pembentukan BNNK yang diharapkan bisa memberikan dampak positif dalam memberantas Narkoba ini.

"Kita amini, sekarang BNNK sedang diproses. Target secepatnya kita bentuk, karena itu hal yang baik untuk Banyuwangi. Kita ingin Banyuwangi bebas dari Narkoba," ungkap Bupati Ipuk kepada sejumlah wartawan, Selasa (16/8/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk juga menyatakan kesiapan akan keberadaan BNNK Banyuwangi.

"Banyuwangi saya rasa siap, waktu kita Rakor dengan BNN Provinsi, Banyuwangi dipuji untuk fasilitas pelayanan bagi penyintas narkoba," beber Ipuk.

Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara turut mendorong adanya pembentukan BNNK Banyuwangi. Pihaknya juga memberikan apresiasi atas kesiapan Bupati.

"Seperti yang disampaikan bupati tadi, bahwa untuk pemberantasan narkoba kita harus siap dan lagi berproses, yang penting sudah ada kesiapan dari beliaunya," ucap Made.

Sebelumnya, Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Bhayangkara Indonesia (LRPPN BI) Banyuwangi, mendorong percepatan pembentukan BNNK. Mereka melakukan hearing di Banyuwangi, Senin (15/8/2022). Dalam rapat tersebut turut dihadiri Kasatnarkoba Polresta Banyuwangi Kompol Rudy Prabowo, Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto, Kasi Pidum Kejari Banyuwangi Budi Muklish.

Rapat dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ruliyono dan didampingi Wakil Ketua DPRD Michael Edy Hariyanto. Serta diikuti sejumlah anggota dewan dari lintas fraksi.

Ruliyono mengungkapkan, pihaknya sangat miris melihat peredaran narkoba di Banyuwangi. Berdasarkan laporan Kasatnarkoba, Kasi Pidum dan Kalapas, ternyata kasus narkoba paling mendominasi di Bumi Blambangan.

"Tadi diceritakan baik Kasatnarkoba, Kasi Pidum dan Kalapas, bahwa Banyuwangi sudah darurat Narkoba. Ini sangat miris, oleh karenanya kami mendesak agar BNNK secepatnya dibentuk," kata Ruli usai rapat.

BNNK adalah instansi vertikal dari Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagaimana yang diatur dalam Pasal 5 dan Pasal 31 Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2010 Tentang BNN, yang mengatur bahwa Instansi Vertikal BNN adalah Pelaksana Tugas, Fungsi dan Wewenang BNN di Daerah.



Simak Video "Ini Tampang Pelaku Onani di Depan Pendopo Banyuwangi"
[Gambas:Video 20detik]