13 Personel Ditpolairud Polda Jatim Raih Penghargaan Berkat Lobster

13 Personel Ditpolairud Polda Jatim Raih Penghargaan Berkat Lobster

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Jumat, 29 Jul 2022 03:03 WIB
Ditpolairud Polda Jatim beri anggota usai diberi penghargaan
Foto: Ditpolairud Polda Jatim beri anggota usai diberi penghargaan (Dok. Ditpolairud Polda Jatim)
Surabaya -

Sebanyak 13 personel Ditpolairud Polda Jatim memperoleh penghargaan. Ini diberikan karena mereka dinilai konsisten dalam menerapkan, mengawasi, hingga menindak penyelundupan benih lobster di Jawa Timur.

Dir Polairud Polda Jatim, Kombes Pol Puji Hendro Wibowo mengatakan, 13 personelnya yang diganjar penghargaan itu berasal dari sejumlah satuan. Mulai dari ABK (Anak Buah Kapal), patroli, hingga intelejen penegakan hukum (gakkum).

"Pemberian penghargaan kepada 13 personel Ditpolairud Polda Jatim yang berprestasi dalam melaksanakan tugas operasional, pembinaan, dan pengabdian," kata Puji, Kamis (28/7/2022).

Puji menjelaskan, menindak dan menangkap memang sebagai salah satu tupoksi mereka. Namun, konsistensi dalam menjaga budi daya dan peredaran benur sendiri dianggap tak mudah serta membutuhkan kejelian.

"Mereka (13 personel) mengungkap perkara benih lobster atau benur. Pengabdian, dedikasi, dan loyalitas terhadap kesatuan dalam mengungkap kasus tindak pidana perikanan," ujarnya.

Kerap kali, sambung Puji, petugas kerap menemukan sejumlah pelanggaran pidana terkait penyelundupan benur. Terakhir, pihaknya menggagalkan penyelundupan puluhan ribu benih lobster pada Kamis (14/7/2022) lalu.

Dalam hal tersebut, personelnya menangkap 2 tersangka berinisial AW dan DMJ dari Tulungagung. Penangkapan kedua tersangka dilakukan di pintu masuk Tol Madiun KM 600 dan ditemukan 6.000 benih lobster jenis mutiara dan 42.000 benih jenis pasir dengan total kerugian negara mencapai Rp 10 miliar.

Bahkan, ia kerap menemukan modus-modus baru para tersangka untuk mengelabui petugas. Salah satunya, dikemas dalam kantong plastik yang diberi oksigen dan ditempatkan di kardus besar. Lalu, dimasukkan dalam styrofoam.

Selanjutnya, benur itu bakal dikirim ke sejumlah provinsi di Indonesia. Mulai dari Jakarta, Jabar, Banten, Batam, hingga Jatim.

Berikut 13 anggota yang diganjar penghargaan usai membongkar sindikat penjualan ilegal fishing dan benur ilegal jaringan internasional:

1) AKP I Wayan Mulyana, Kanit I SI Intelair Subdit Gakkum
2) Aipda Singgih Sugiarto, Banit SI Intelair Subdit Gakkum
3) Aipda Darsono, Banit SI Intelair Subdit Gakkum
4) Bripka Dedy Erwanto, Banit SI Intelair Subdit Gakkum
5) Brigpol Hendra Yudha, Banit SI Intelair Subdit Gakkum
6) Briptu Eko Wahyu Purnomo, Banit SI Intelair Subdit Gakkum
7) Aipda Suhariyono, Komandan Kapal Polisi (KP) X-2005
8) Bripka Edy Setiawan, ABK Pol X-2005
9) Bripka Sukolik, ABK Pol X-2005
10) Bripka Tony Hendi Saputra, ABK Pol X-2005
11) Bripka Sucipto, ABK Pol X-2005
12) Aiptu Joko, PS Panit Sipatwalairud
13) Briptu Dewi Kristanti Dharma Putri, Banum Subdit Gakkum



Simak Video "Maling Motor di Surabaya Gentayangan, Nih Buktinya!"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)