Saat Pilot Citilink Jadi Pahlawan Sebelum Meninggal-171 Penumpang Selamat

Tim detikJatim - detikJatim
Sabtu, 23 Jul 2022 15:44 WIB
Pilot Citilink Meninggal Usai Pesawat Mendarat Darurat, Ini 5 Faktanya
Ilustrasi pesawat Citilink/Foto: Citilink
Surabaya -

Secara tak langsung, pilot Citilink Capt Boy Awalia (48) menjadi pahlawan. Meski dalam keadaan sakit, ia memilih keputusan tepat untuk mendarat darurat dan kembali ke Bandara Juanda. Ia dibantu kopilot berhasil mendaratkan pesawat hingga 171 penumpang selamat.

Sebelumnya, pesawat Citilink Q-307 rute Surabaya-Makassar mendarat darurat di Bandara Juanda, Surabaya karena sang pilot mengalami sakit. Salah seorang penumpang mengungkap cerita menegangkan saat awak kabin mengabarkan kondisi darurat ini.

Cerita menegangkan ini salah satunya diungkap oleh Wine lewat akun Twitternya, @penikmattkata, Jumat (22/7/2022). Pihak detikNews telah mendapat izin untuk mengutip cerita ini.

Wine bercerita ia merupakan salah satu penumpang pesawat Citilink Q-307 rute Surabaya-Makassar. Wine saat itu bersama dengan istrinya dan kedua mertuanya berangkat dari Surabaya.

Wine baru saja melaksanakan akad nikah. Dia dan sang istri duduk di nomor kursi 24D & 24C. Sedangkan kedua mertuanya duduk di 24B & 24A. Menurutnya, saat itu semuanya berjalan normal. Bahkan proses take off lancar tanpa kendala.

"Awalnya semua berjalan dengan normal, cuaca nampak bersahabat, saat take off pun lancar tanpa kendala berarti," kata Wine dalam cuitannya.

Namun, situasi kemudian mulai berubah saat pramugari bertanya kepada penumpang soal 'apakah ada yang berprofesi sebagai dokter atau perawat?'. Para penumpang mulai bertanya-tanya.

"Tetapi setelah beberapa menit di udara, tiba-tiba pramugari bertanya kepada penumpang, 'apakah ada dokter atau perawat yang ada di dalam penerbangan ini?' Setelah beberapa saat kebetulan ada dokter yang ikut dalam penerbangan ini, dalam benak kami para penumpang bertanya-tanya," tuturnya.

"Ada apa? Apa yang terjadi? Salah seorang penumpang berkata 'biasanya ada yang mau melahirkan sampai dipanggil untuk bantuan medis', karena belum tahu apa yang sedang terjadi, kita terus bertanya entah apa yang sedang terjadi, siapa yang sakit atau seperti apa keadaannya," lanjutnya.

Dia menggambarkan keadaan pesawat berubah saat pemberitahuan tersebut. Pesawat seperti terbang rendah dan hanya berputar-putar di atas air. Situasi semakin menegangkan saat pramugari bertanya soal 'apakah ada pilot yang bisa menerbangkan pesawat?'.

Ketegangan bertambah saat kru bertanya apakah ada penumpang yang bisa bawa pesawat, di halaman selanjutnya!