Kabar Nasional

Ketegangan Penumpang Saat Citilink Mendarat Darurat di Juanda

Tim detikNews - detikJatim
Jumat, 22 Jul 2022 18:51 WIB
Pilot Citilink Meninggal Usai Pesawat Mendarat Darurat, Ini 5 Faktanya
Pesawat Citilink, Foto: Citilink
Surabaya -

Pesawat Citilink Q-307 rute Surabaya-Makassar mendarat darurat di Bandara Juanda, Surabaya karena sang pilot mengalami sakit. Salah seorang penumpang mengungkap cerita menegangkan saat awak kabin mengabarkan kondisi darurat ini.

Cerita menegangkan ini salah satunya diungkap oleh Wine lewat akun Twitternya, @penikmattkata, Jumat (22/7/2022). Pihak detikNews telah mendapat izin untuk mengutip cerita ini.

Wine bercerita bahwa ia merupakan salah satu penumpang pesawat Citilink Q-307 rute Surabaya-Makassar. Wine saat itu bersama dengan istrinya dan kedua mertuanya berangkat dari Surabaya pada 16 Juli 2022.

Wine baru saja melaksanakan akad nikah. Dia dan sang istri duduk di nomor kursi 24D & 24C. Sedangkan kedua mertuanya duduk di 24B & 24A. Menurutnya, saat itu semuanya berjalan normal. Bahkan proses take off lancar tanpa kendala.

"Awalnya semua berjalan dengan normal, cuaca nampak bersahabat, saat take off pun lancar tanpa kendala berarti," kata Wine dalam cuitannya.

Namun, situasi kemudian mulai berubah saat pramugari bertanya kepada penumpang soal 'apakah ada yang berprofesi sebagai dokter atau perawat?'. Para penumpang mulai bertanya-tanya.

"Tetapi setelah beberapa menit di udara, tiba-tiba pramugari bertanya kepada penumpang, 'apakah ada dokter atau perawat yang ada di dalam penerbangan ini?' Setelah beberapa saat kebetulan ada dokter yang ikut dalam penerbangan ini, dalam benak kami para penumpang bertanya-tanya," tuturnya.

"Ada apa? Apa yang terjadi? Salah seorang penumpang berkata 'biasanya ada yang mau melahirkan sampai dipanggil untuk bantuan medis', karena belum tahu apa yang sedang terjadi, kita terus bertanya entah apa yang sedang terjadi, siapa yang sakit atau seperti apa keadaannya," lanjutnya.

Dia menggambarkan keadaan pesawat berubah saat pemberitahuan tersebut. Pesawat seperti terbang rendah dan hanya berputar-putar di atas air. Situasi semakin menegangkan saat pramugari bertanya soal 'apakah ada pilot yang bisa menerbangkan pesawat?'.

"APAKAH ADA PILOT YANG TAHU MENERBANGKAN PESAWAT JENIS ITU (saya lupa persisnya jenis apa) seketika semua orang mulai menunjukkan wajah panik dan berkaca-kaca, saya memandang istri saya, dan bertanya kepada saya, ini nggak kenapa-kenapa kan? Bapak dan ibu mertua juga ikut panik," ungkapnya.

Situasi ini membuat para penumpang mulai saling menggenggam tangan. Mereka juga berdoa agar diberi keselamatan.

"Semua mulai saling menggenggam tangan, sembari berdoa akan keselamatan dari Yang Maha Esa, saya juga berdoa, melihat tangan saya yang baru diikat cincin pernikahan, pikiran nggak karuan, panik, takut, juga pikiran mau mati datang menyerbu, kemudian saya lihat istri saya yang matanya mulai meneteskan air mata, saya cuma bisa bilang 'nggak kenapa-kenapa sayang, insyaallah kita selamat amin, sholawatan ya,'" ujarnya.

"Sambil saya juga bersholawat, memohon doa, di balik bising ya pesawat terdengar suara zikir, doa yang tak henti-hentinya terucap," lanjutnya.

Simak cerita di halaman selanjutnya.