Pria di Kediri Tewas Jatuh dari Menara Masjid 25 Meter

Andhika Saputra - detikJatim
Rabu, 06 Jul 2022 12:14 WIB
pria tewas loncat dari menara masjid
Pria tewas loncat dari menara masjid di Kediri (Foto: Andhika Dwi Saputra)
Kediri -

Seorang pria ditemukan tewas di selokan Masjid Al Alwy di Desa Gogorante, Ngasem, Kabupaten Kediri. Pria ini jatuh dari menara masjid dan tewas dengan luka pada bagian kepala.

Pria itu diketahui bernama Djoko Sriono (38), warga setempat. Mayat korban pertama kali diketahui oleh imam masjid, Mustofa (42) usai salat Subuh. Awalnya, saksi melihat korban berada di halaman Masjid Al Alwy.

Mustofa kemudian melihat korban naik ke menara masjid yang tepatnya berada di Jalan Bhagawanta Bhari. Menara setinggi 25 meter itu masih dalam proses pembangunan

pria tewas loncat dari menara masjidMenara masjid tempat pria di Kediri jatuh dan tewas (Foto: Andhika Dwi Saputra)

Kapolsek Ngasem Iptu Dyan Purwandi membenarkan kejadian tersebut, bahwa saat Salat Subuh ada saksi yang melihat korban naik ke menara masjid.

"Tadi saksi melihat korban naik ke atas menara masjid yang berada di sebelah selatan masjid dan secara cepat saksi mendengar suara 'buk', seperti orang jatuh dari atas," kata Kapolsek Ngasem Iptu Dyan Purwandi, Rabu (6/7/2022).

Mendengar suara tersebut, Mustofa kemudian mendatangi lokasi dan mendapati korban sudah berada di dalam selokan di dekat menara dalam kondisi tewas. Dari hasil visum luar, korban mengalami luka parah pada bagian kepala.

Menurut Dyan, korban merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Berdasarkan keterangan keluarga dan Bidan Desa, korban mengalami gangguan jiwa sejak 10 tahun terakhir.

"Berdasarkan keterangan warga dan perangkat desa, korban sudah sering naik menara, sudah empat kali ini," pungkas Dyan.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.



Simak Video "Cerita Horor Aksi Pelaku Pembacokan Membabi Buta di Kediri"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)