Pengakuan Bos Rongsokan Surabaya Sumbang Masjid-Pondok hingga Rp 1 Miliar

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Sabtu, 02 Jul 2022 20:01 WIB
Bisnis rongsokan Surabaya
Gudang milik salah satu bos rongsokan Surabaya. (Foto: Jemmi Purwodianto/detikJatim)
Surabaya -

Dunia bisnis rongsokan penuh risiko. Tidak jarang para bos rongsokan itu harus berhadap-hadapan dengan teror dan ancaman yang dipicu persaingan bisnis. Bagi sebagian pelaku bisnis ini, ancaman seperti itu tidak membuat mereka gentar.

Contohnya adalah Kaji AT, salah satu bos rongsokan di Surabaya. Kepada detikJatim ia mengungkapkan cara rahasia untuk menjaga keselamatan dirinya dan keluarganya.

"Jimat untuk menjaga keselamatan saya, ya sedekah. Sisihkan rezeki yang kita dapat untuk masjid dan pondok pesantren," kata AT.

Dalam sebulan AT mengeluarkan uang sebesar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta. Bahkan, bila ia sedang mujur, hasil penjualan barang rongsokan benar-benar cuan hingga mencapai ratusan juta ia pernah menyumbangkan Rp 50 juta untuk pembangunan pondok pesantren.

"Ya kadang Rp 5 juta, kadang Rp10 juta. Kalau penjualan ramai gitu, saya nyumbang Rp 50 juta," kata AT.

AT juga meyakinkan para pemulung, karyawan, dan keluarganya jika ingin harta dan keselamatannya terjaga jangan pernah perhitungan berapa uang yang dikeluarkan untuk agama. Sebab, selama ini ia meyakini bahwa sedekah yang diberikan akan diganti lebih banyak.

"Saya juga ingatkan kepada semua, karyawan, pemulung, bahkan keluarga saya sendiri, jika ingin selamat dan harta berlipat, sedekahkan hartamu di jalan Allah," tutur AT.

Hal senada disampaikan Kaji KL, mantan bos rongsokan warga Bulak Banteng, Surabaya. Ketika hendak mengakhiri bisnis rongsokan miliknya dan beralih ke bisnis properti, ia menyumbangkan uang Rp 1 Miliar untuk pembangunan pondok pesantren.

"Sebelum memulai jual beli rumah, saya nyumbang pondok dulu. Waktu itu Rp 1 M kalau enggak keliru. Lupa saya. Uang itu ya hasil rongsokan. Ini memang saya niatkan agar bisnis properti saya lancar," kata KL.



Simak Video "Istri Korban Sebut Otak Pembunuhan Bos Rongsokan di Sidoarjo Masih Saudara"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/dte)