Menanti Kemampuan Vaksin Merah Putih Unair Jadi Booster Dewasa-Anak

Tim detikJatim - detikJatim
Rabu, 29 Jun 2022 08:33 WIB
Kick Off Uji Klinis Fase 3 Vaksin Merah Putih Unair
Foto: Esti Widiyana/detikJatim
Surabaya -

Uji klinis fase 3 Vaksin Merah Putih Unair dimulai. Itu ditandai dengan "Kick-Of Uji Klinis Fase 3 Vaksin Merah Putih" yang dihadiri Ketua BPOM RI Peni Lukito.

BPOM juga mendorong Unair menjadikan vaksin Merah Putih sebagai booster. Sekaligus bisa dijadikan vaksin untuk anak.

"Setelah uji klinis fase 3 ini sudah menunjukkan hasil, sesegera mungkin bisa secara pararel dilakukan uji klinis untuk anak-anak. Karena ini teknologi dengan platform yang aman. Sehingga bisa sesegera mungkin kita lakukan uji klinis untuk anak-anak dengan Vaksin Merah Putih," kata Peni saat di Surabaya.

Harapannya, tambah Peni, proses registrasi Vaksin Merah Putih bisa dirasakan warga Indonesia.

"Kami berharap nantinya vaksin Merah Putih tidak hanya menjadi vaksin alternatif, tapi juga bisa menjadi pilihan Indonesia untuk diekspor. Kami tentunya menunggu proses registrasi nantinya," jelasnya.

Ketua Tim Uji Klinis Vaksin Merah Putih Unair, Dr dr Dominicus Husada DTM&H MCTM (TP) SpA(K) mengatakan, jika uji klinis fase 3 sudah cukup memadai, maka vaksin booster bisa segera dimulai.

"Kalau fase 3 hasilnya baik, maka bisa segera dimulai," kata dr Dominicus, Selasa (28/6/2022).

Namun jika Vaksin Merah Putih digunakan untuk anak-anak atau usia remaja, tambah dia, butuh pembahasan lebih matang.

"Untuk usia kita akan turunkan masuk di usia remaja dan anak. Untuk usia anak kita belum tentukan sekarang, karena ada banyak metode untuk memulainya. Nanti kita akan putuskan ketika diskusi sudah lebih matang," tambahnya.

Sementara PT Biotis Pharmaceutical Indonesia memiliki target vaksin Merah Putih diproduksi September 2022. Direktur Utama Biotis, FX Sudirman berjanji kepada Menteri Kesehatan, jika vaksin Merah Putih bisa dirasakan oleh masyarakat pada September 2022. Baik sebagai booster dewasa maupun anak-anak.

"Kalau bisa September vaksin merah putih ini bisa dipakai oleh masyarakat Indonesia. Baik sebagai booster untuk dewasa atau mungkin juga Booster remaja atau primer untuk anak-anak," kata FX Sudirman.

Nantinya, tambah dia, akan memulai produksi entries bulan Juli 2022. Dan memproses pembuatan vaksin 1,5 - 2 bulan.

"Mungkin 1,5 bulan- 2 bulan memproses membuat vaksin dan kemudian nanti bisa dirilis September," jelasnya.

Produksi vaksin Merah Putih akan dilakukan secara bertahap. Artinya tidak langsung memproduksi 20 juta dosis, melainkan bertahap sedikit demi sedikit.

"Mungkin 1-2 juta, 5 juta, 10 juta dan seterusnya. Akan terus meningkat sesuai dengan kebutuhan pasar atau pemerintah akan membeli seberapa banyak nantinya," tandasnya.



Simak Video "Skema Uji Klinis Fase 3 Vaksin Merah Putih Unair"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)