Saat Pemkot Malang Tak Berdaya Hadapi Pedagang 'Nakal' di Pasar Splendid

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 28 Jun 2022 12:47 WIB
pasar splendid malang
Saat Satpol PP Kota Malang ke Pasar Splendid (Foto: Muhammad Aminudin)
Kota Malang -

Pemkot Malang ternyata tak mampu bertindak atas viralnya petisi 'Selamatkan Kucing Tersiksa dari Pedagang Splendid Malang'. Alasannya karena belum ada payung hukum untuk menindak oknum pedagang nakal.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat menjelaskan selama ini Satpol PP bertindak berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwal).

Namun dari pengaduan dugaan adanya perdagangan kucing yang dinilai tak layak dan sehat di Pasar Burung Splendid, Satpol PP hanya bisa memberikan imbauan saja.

"Karena regulasinya belum ada. Intinya Satpol tidak bisa melakukan tindakan hukum, karena tidak ada Perda dan Perwali," kata Rahmat kepada wartawan Selasa (28/6/2022).

Rahmat mengaku pihaknya telah mendatangi Pasar Burung Splendid bersama Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskopindag) untuk melakukan pemantauan sekaligus sosialisasi, guna mengantisipasi kejadian yang viral tersebut terulang kembali.

"Terkait viral perdagangan kucing yang kurang terawat, tadi kita hanya mendata dan memantau. Hasilnya di lapangan belum ada temuan yang kondisi sakit," tegasnya.

Setidaknya ada 10 pedagang atau toko yang didata oleh Satpol PP Kota Malang. 10 Toko tersebut, diketahui menjual berbagai hewan peliharaan mulai dari kucing, monyet, musang, hingga landak.

"Kita cek sisi perawatannya saja. Kita hanya pantauan awal. Jadi sikap kami memantau, mengecek dan mengimbau. Hanya sebatas itu karena regulasinya tidak ada," ujarnya.



Simak Video "Menikmati Sandwich Lezat di Kota Malang"
[Gambas:Video 20detik]