Tangis Bahagia Ortu di Pacitan Saat Luluk Diana Juarai Angkat Besi Dunia

Purwo Sumodiharjo - detikJatim
Selasa, 14 Jun 2022 16:44 WIB
orangtua atlet angkat besi pacitan terharu anaknya juarai tingkat dunia di meksiko
Ortu Luluk Diana di Pacitan (Foto: Purwo Sumodiharjo/detikJatim)
Pacitan -

Mata Ponijem (51) tampak sembab. Tangannya tak henti menyeka air mata yang membasahi pelupuk. Begitulah reaksinya kala dirinya ingat sang buah hati, Luluk Diana Tri Wijayana yang kini menyandang Juara Dunia Angkat Berat.

"Saya nggak bisa membayangkan anak saya itu (Perjuangannya) seperti apa. Sampai nggak bisa ngomong," ucapnya terbata-bata ditemui detikJatim di rumahnya Dusun Pagutan, Desa Punung, Selasa (14/6/2022).

Tangisan Ponijem adalah ekspresi kebahagiaan. Betapa tidak, anak yang dilahirkan dinobatkan sebagai pemenang IWF Youth World Championship 2022 di Meksiko. Atas prestasinya Luluk berhak membawa pulang 3 medali emas sekaligus.

Menurut Ponijem, Luluk merupakan anak yang membanggakan. Sejak kecil putrinya itu dikenal cerdas, lincah, dan rajin membantu orang tua. Tak hanya pekerjaan di rumah, pergi ke ladang pun kerap dilakoni untuk membantu ayahnya yang berprofesi petani.

Tak heran saat Luluk hendak berangkat ke Meksiko mewakili Tanah Air, Ponijem dan suaminya, Misno (55) tak rela melepas begitu saja. Mereka mengantar Luluk hingga Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

"Kami tetap menunggu di bandara sampai akhirnya dia terbang ke Meksiko itu," tambahnya dengan suara lirih.

Ponijem melepas Luluk dengan perasaan tak karuan. Terlebih usianya belum genap 17 tahun. Pun di balik rasa galau selalu terangkai doa terbaik untuk putri ketiganya itu. Bahkan untaian doa selalu dia panjatkan usai salat tahajud.

"Pokoknya sehabis salat lima waktu doa saya nggak berhenti. Juga saat salat tahajud saya selalu mendoakan dia," imbuhnya.

orangtua atlet angkat besi pacitan terharu anaknya juarai tingkat dunia di meksikoOrtu atlet angkat besi terharu anaknya juarai tingkat dunia/ Foto: Purwo Sumodiharjo

Perasaan serupa juga dialami Misno, ayah Luluk. Penasaran dengan penampilan sang putri di ajang bergengsi itu, dirinya sengaja tak tidur sejak sore. Nonton bareng pun dilakukan di rumah bersama anggota keluarga lain.

Begitu siaran langsung dimulai, jantung Misno berdetak kencang. Matanya terus memelototi layar gawai sembari menunggu putri kesayangannya unjuk kebolehan. Begitu Luluk muncul di layar, semua orang di rumah serentak teriak histeris.

Terlebih saat dirinya terbukti mampu mengalahkan peserta lain dari sejumlah negara. Lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta kibaran Sang Saka Merah Putih mengiringi kemenangan Luluk. Tangis Misno dan istrinya pun pecah tak tertahankan.

"Setelah tahu anak saya jadi juara satu, bahkan bisa mengibarkan bendera Sang Merah Putih di negara orang lain, itu sangat membahagiakan bagi orang tua. Sampai saya nangis," ucap Misno bangga.

Sebelumnya, lifter putri asal Pacitan, Luluk Diana Tri Wijayana menjuarai ajang IWF Youth World Championship 2022 di Meksiko, Selasa (24/6/2022) dini hari. Siswa kelas X SMA itu tampil pada kelas 49 kg putri.

Untuk diketahui, ajang IWF Youth World Championship 2022 diikuti 205 lifter remaja. Mereka terdiri terdiri dari 115 putri dan 90 putra dari 39 negara.

Pada event bergengsi di Kota Leon, perempuan kelahiran Pacitan, 9 Agustus 2005 itu berhasil mengangkat Snatch 75 kg serta Clean & Jerk 95 kg. Sehingga dirinya meraih total angkatan 170 Kg.

Adapun juara kedua diraih atlet asal Polandia, Oliwia W. Drzazga dengan total angkatan 161 Kg. Sedangkan peringkat ketiga ditempati atlet tuan rumah Gonzalez J. Lopez dengan total angkatan 153 Kg.



Simak Video "Guru-Siswa SMAN di Pacitan Sujud Syukur Rayakan Luluk Juara Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)