Viral Parkir Liar Alun-alun Kota Blitar Mahal, Kadishub Minta Pelaku Difoto

Erliana Riady - detikJatim
Senin, 23 Mei 2022 19:05 WIB
Razia parkir liar oleh Dishub Kota Blitar
Razia parkir liar di Kota Blitar. (Foto: Dok Dishub Kota Blitar)
Kota Blitar -

Laporan parkir liar ditanggapi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Blitar. Dia meminta warga yang melaporkan masalah parkir melengkapi bukti dengan memotret pelaku parkir liar dan melampirkan bukti kuat lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Blitar Juari mengaku petugas langsung mendatangi lokasi laporan adanya parkir liar yang viral di medsos. Namun petugas tidak menemukan pelakunya.

Ia mengaku secara berkelanjutan melakukan operasi keliling di lokasi-lokasi yang dilaporkan adanya parkir liar oleh warga setiap harinya.

"Mana bukti kuatnya? Ada foto pelakunya apa tidak? Kalau itu saya bilang hoaks sepakat apa tidak? Karena petugas kami tidak menemukannya. Itu bisa foto lama dan tidak diketahui pelakunya," kata Juari kepada detikJatim, Senin (23/5/2022).

Juari meminta warga berperan aktif memberantas parkir liar di Kota Blitar. Pertama dengan menolak jika diberi karcis tidak resmi. Kedua, berani mendokumentasikan dan melapor ke 112.

"Yang viral di postingan itu hanya karcis fotokopi-an, kan, pelakunya tidak ada. Kalau beneran mau diberantas ayo bersama-sama. Foto pelaku dari jauh, foto karcisnya, foto lokasinya. Biar kami langsung tindak ke sasaran pelaku. Karena tiap kami datangi lokasi yang dilaporkan, kami tidak temukan adanya parkir liar," ujarnya.

Razia parkir liar oleh Dishub Kota BlitarRazia parkir liar oleh Dishub Kota Blitar Foto: Dok Dishub Kota Blitar

Ia mengatakan, jumlah petugas Dishub Kota Blitar sangat terbatas. Meski demikian Juari bertekad kuat memberantas praktek parkir liar di Kota Blitar. Selain razia massif, Dishub Kota Blitar juga merekrut ratusan petugas parkir resmi yang kesejahteraannya dijamin.

"Ini penyakit. Tidak mungkin kami basmi sendiri. Butuh partisipasi warga memerangi dan memberantas bersama-sama. Petugas kami minim, kalau laporan tidak didukung bukti-bukti yang kuat kami tidak mungkin bisa menemukan pelakunya," imbuhnya.

Juari juga menegaskan, pihaknya telah bekerja sama dengan Saber Pungli Kota Blitar untuk menindak tegas pelaku parkir liar tersebut.

"Kami tindak tegas. Kami sudah kerja sama dengan Saber Pungli. Kami sudah lakukan tugas dengan baik," ujarnya.

Diunggah akun Instagram @jelajahblitar, seorang warga yang niat healing di sekitar Alun-Alun Kota Blitar akhir pekan lalu mengeluhkan keberadaan parkir liar yang mematok tarif mahal untuk sepeda motor.

Dia ditarik parkir Rp 5000 dan mendapatkan karcis kertas fotokopi-an. Si tukang parkir liar itu berdalih, tarif itu untuk lokasi wisata.

Jika ingin parkir motor hanya Rp 2.000, motornya disuruh pindah lokasi di depan pertokoan saja. Postingan ini disukai sebanyak 3.863 dan dikomentari sebanyak 427 warganet.



Simak Video "Parkir Liar, Belasan Kendaraan di Bandung Terjaring Operasi Cabut Pentil"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)