Atap SD di Blitar Roboh karena Dimakan Usia, Dispendik Janjikan Perbaikan

Atap SD di Blitar Roboh karena Dimakan Usia, Dispendik Janjikan Perbaikan

Fima Purwanti - detikJatim
Kamis, 12 Mei 2022 10:32 WIB
Kondisi atap SD Tegalasri 4 Blitar yang ambruk
Kondisi atap SD Tegalasri 4 Blitar yang ambruk. (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)
Jakarta -

Atap SD Tegalasri 4, Wlingi Blitar roboh setelah diguyur hujan deras pada Selasa malam (1/5/2022). Sebelumnya, kondisi bangunan memang sudah cukup mengkhawatirkan dengan kayu dan plafon yang sudah lapuk.

Kepala SD Tegalasri 4 Dwi Sudaryanti mengatakan, kondisi sekolah memang kurang layak. Beberapa bagian sudah lapuk dimakan usia. Sekolah pun termasuk bangunan lama.

"Kondisi sekolah memang kurang layak, sudah ada yang lapuk. Jadi memang rentan sekali roboh," ujarnya kepada detikJatim, Kamis (12/5/2022).

Kondisi kurang layak di SD Tegalasri 4 sudah terjadi sejak 2019. Sekolah sebenarnya sudah mengajukan perbaikan kepada Dispendik Kabupaten Blitar. Meskipun sudah mendapatkan respons, namun masih masuk dalam daftar antrean perbaikan sekolah.

Dwi menyebutkan, intensitas hujan deras yang cukup sering terjadi juga menjadi penyebab atap sekolah roboh. Sementara bangunan yang terdampak atap roboh yakni ruang kelas 1 dan 2. Sedangkan kelas 3 tidak roboh, namun cukup berbahaya.

"Sebelumnya sudah diwaspadai bersama agar tdk digunakan. Siswa juga sudah dilarang mendekati bangunan itu sudah diwaspadai bersama agar tdk digunakan. Siswa juga sudah dilarang mendekati bangunan itu," katanya.

Saat ini, pembelajaran bagi siswa kelas 1 - 3 dialihkan sementara. Yakni menggunakan ruangan kantor guru dan musala. Sedangkan, para guru menggunakan ruang perpustakaan.

"Sebelumnya tiga kelas itu 2 tahun tidak digunakan, selain karena cukup mengkhawatirkan, juga karena siswa belakar daring selama pandemi. Kemudian setelah libur lebaran, siswa sudah dialihkan ke ruang guru dan mushola," jelas Dwi.

Sementara itu, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Blitar memastikan akan segera melakukan perbaikan. Kabid Pembinaan SD Dispendik Kabupaten Blitar Wiji Asrori menjelaskan, pihaknya sudah mendatangi lokasi. Rencananya, perbaikan pada atap itu akan dilakukan dengan anggaran PAK pada APBD 2022.

"Untuk biaya belum dipastikan berapa, tapi akan disesuaikan dengan kebutuhan. Yang jelas akan menggunakan anggaran dari PAK tahun ini," kata Wiji.

Sebelumnya, atap SD Tegalasri 4 di Kecamatan Wlingi roboh setelah diguyur hujan deras. Kondisi bangunan yang sudah tua juga menjadi salah satu pemicu robohnya atap.



Simak Video "Ratusan Rumah Warga di Barru Sulsel Terendam Banjir"
[Gambas:Video 20detik]
(dte/dte)