Begini Imbauan Dinkes Ponorogo Terkait Hepatitis Misterius

Charolin Pebrianti - detikJatim
Senin, 09 Mei 2022 15:34 WIB
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo dr Mietha Ferdiana Putri
Kabid P2P Dinkes Ponorogo dr Mietha Ferdiana Putri (Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim)
Ponorogo -

Masyarakat dibuat resah dengan penemuan kasus hepatitis misterius di Indonesia. Masing-masing daerah pun mulai memberikan himbauan, termasuk Pemkab Ponorogo.

Dinkes Ponorogo mengimbau agar masyarakat tak terlalu panik terkait hepatitis misterius ini. Namun, tetap waspada dengan melakukan langkah pencegahan.

"Enggak usah panik, enggak usah terlalu menyikapi berlebihan, utamanya adalah mencegah," tutur Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo dr Mietha Ferdiana Putri kepada detikJatim, Senin (9/5/2022).

Dia mengatakan, pencegahan yang bisa dilakukan adalah rajin mencuci tangan dan memakai alat makan sendiri. Serta mengurangi jajan di luar, terutama yang kurang terjaga kebersihannya.

"Meski hingga saat ini Ponorogo belum ada temuan, kita harus waspada, pencegahannya sebenarnya seperti kita prokes pada umumnya," terang dr Mietha.

Menurut dia, gejala hepatitis misterius ini mirip dengan hepatitis A, B, C, D, E. Yakni mual, muntah, nyeri ulu hati, demam, dan tampak kekuningan di tubuh. Namun, hasil uji laboratorium kelima virus hepatitis itu tidak ditemukan sebagai penyebab dari penyakit tersebut.

"Nah, kenapa itu namanya hepatitis misterius," imbuh dr Mietha.

Dia menambahkan, program pemerintah selama ini adalah vaksin hepatitis A dan B. Sebab, Indonesia termasuk endemis hepatitis A dan B.

"Hepatitis B itu bayi sejak lahir dan usia 2, 4, 6 bulan. Kalau hepatitis A usia 1 tahun," tandas dr Mietha.

Mietha menerangkan hepatitis biasanya menyerang anak-anak dibawah usia 5 tahun. Mereka biasanya terjangkit saat ada kotoran yang masuk ke mulut.

"Meski belum ada temuan kasus di Ponorogo tapi kita harus siap dan waspada, rumah sakit pun kita siapkan," pungkas dr Mietha.



Simak Video "Pernyataan Kemenkes soal Anak Jatim Meninggal Diduga Akibat Hepatitis Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/dte)