Wajib Tahu, Ini 8 Titik Jalur Mudik Rawan Bencana di Blitar

Fima Purwanti - detikJatim
Jumat, 29 Apr 2022 07:00 WIB
Titik rawan bencana di Blitar
Titik rawan kecelakaan di Blitar (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)
Blitar -

Sejumlah jalur mudik di Kabupaten Blitar dipetakan sebagai titik rawan bencana alam. Untuk itu, para pemudik diimbau dapat lebih waspada dan hati-hati saat berkendara. Khususnya saat kondisi hujan.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ivong Berttyanto menyebutkan, ada sekitar delapan titik rawan bencana alam yang ada di jalur mudik. Termasuk rawan terhadap bencana tanah longsor, banjir hingga pohon tumbang.

"Ada beberapa titik rawan bencana memang ada yang di jalur mudik. Sehingga harus diperhatikan, agar lebih hati - hati saat mudik," ujarnya saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (28/4/2022).

Sejumlah titik lokasi itu terbagi menjadi empat jalur. Yakni, arah timur ke Malang, arah utara ke Malang, arah utara ke Kediri dan arah barat ke Tulungagung.

Berikut delapan titik lokasi rawan bencana di Kabupaten Blitar yang perlu diwaspadai pemudik:

1. Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro

Lokasi jembatan Desa Mronjo berada di antara tebing. Sehingga, rawan terjadi langsor. Selain itu, air sungai juga berisiko meluap saat hujan deras mengguyur. Jembatan Desa Mronjo termasuk salah satu titik rawan bencana yang dilalui pemudik menuju arah timur ke Malang.

2. Desa Siraman, Kecamatan Kesamben

Bencana pohon tumbang yang ada di sekitar jalan menurun di Kali Bambang rawan terjadi. Baik pohon tumbang milik Perhutani hingga milik warga sekitar. Untuk itu, pemudik yang menuju arah timur ke Malang melewati ini harus hati-hati.

3. Desa Banjarsari, Kecamatan Selorejo

Jalanan di sekitar Jembatan Kali Legi perlu diwaspadai karena rawan terjadi tanah longsor. Selain itu, kondisi jalanan yang berkelok mengharuskan pemudik yang menuju arah timur ke Malang harus waspada.

4. Desa Selorejo, Kecamatan Selorejo

Bencana tanah longsor dan pohon tumbang biasanya terjadi di jalur raya Selorejo. Sehingga, pengendara maupun pemudik yang akan menuju arah timur ke Malang perlu waspada.

5. Desa Semen, Kecamatan Gandursari

Beberapa ruas jalan di desa Semen ini cukup rawan terjadi longsor. Sebab, Kecamatan Gandursari termasuk wilayah pegunungan. Untuk itu, pemudik yang menuju arah utara ke Malang diimbau lebih hati-hati, apalagi saat hujan tiba.

6. Desa Krisik, Kecamatan Gandursari

Sama halnya dengan Desa Semen, Desa Krisik juga rawan terjadi tanah longsor. Pemudik yang menuju arah utara ke Malang harus waspada. Selain itu, kondisi jalan di Kecamatan Gandursari juga berkelok-kelok.

7. Desa Sumbersari, Kecamatan Nglegok

Bagi pemudik yang menuju arah utara ke Kediri diimbau untuk hati-hati saat melintas di Desa Sumbersari, khususnya di Cekdam Sumbersari. Pasalnya, wilayah itu rawan terjadi banjir.

8. Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi

Pemudik yang menuju arah barat ke Tulungagung diharap berhati-hati saat melintas di sekitar Pasar Gambar Kecamatan Wonodadi, Blitar. Sebab, sekitar Pasar Gambar rawan terjadi banjir saat hujan deras.

"Kami tidak hanya mengimbau kepada para pemudik, tapi kami siagakan juga sejumlah personil. Baik di pos pantau dan on call. Jadi setiap ada kebencanaan bisa langsung ditangani," jelas Ivong.



Simak Video "Wilayah Mana yang Paling Banyak Jadi Tujuan Mudik 2022?"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/dte)